Dukungan Militer Iran kepada Tim Medis (1)
Militer Republik Islam Iran memberikan dukungan dan apresiasi kepada tim-tim medis di rumah sakit Hajar yang sedang merawat pasien virus Corona, COVID-19.

Mereka datang ke rumah sakit Hajar pada hari Selasa, 21 April 2020, dan menghibur para dokter, perawat dan staf medis di rumah sakit ini dengan tampilan musik.

Mereka juga membagikan bunga kepada tim-tim medis sebagai bentuk apresiasi dan dukungan atas perjuangan berat para dokter dan perawat untuk menyelamatkan nyawa pasien COVID-19.

Rumah sakit Hajar telah menerima 2.792 pasien, di mana 290 dari mereka masih dirawat di rumah sakit ini, dan 236 lainnya telah sembuh.

Juru bicara Kementerian Kesehatan Iran Kianoush Jahanpour pada Rabu (22/4/2020) mengatakan, pasien COVID-19 yang sembuh meningkat dan hingga sekarang 63.113 pasien virus ini telah sembuh dan diizinkan pulang dari rumah sakit.

"Sejak Selasa siang hingga Rabu siang ini, berdasarkan hasil tes laboratorium, ada 1.194 pasien baru yang terinfeksi virus Corona, sehingga jumlah total pasien yang terinfeksi virus ini menjadi 85.996 orang," kata Jahanpour, Rabu siang.

Dia menambahkan, sayangnya selama 24 jam lalu, 94 pasien yang terinfeksi Covid-19 di Iran meningal dunia, sehingga jumlah total yang meninggal dunia hingga sekarang mencapai 5.391 orang. Sementara 3.311 pasien dalam kondisi kritis.

Virus Corona telah menyebar ke lebih dari 111 negara dan jumlah korban jiwa akibat virus ini di seluruh dunia hingga Rabu, 22 April 2020 telah mencapai 177.285 orang.

Lebih dari 2.571.024 orang terinfeksi COVID-19 dan 680.543 dari mereka telah sembuh. Covid-19 ditemukan pertama kali pada Desember 2019 di Wuhan, Provinsi Hubei, Cina.

Amerika Serikat berada di urutan pertama yang memiliki kasus terbanyak terkait dengan virus Corona. 824.438 warga Amerika terinfeksi COVID-19, dan 45.039 dari mereka meninggal dunia.

Spanyol berada di urutan kedua. 204.178 warga negara ini tertular COVID-19, dan 21.282 dari mereka meninggal dunia. Negara berikutnya adalah Italia. 183.957 warga negara ini terinfeksi virus Corona dan 24.648 dari mereka meninggal dunia.

Negara-negara berikutnya yang memiliki kasus terbanyak COVID-19 adalah Prancis, Jerman, Inggris, Turki, Iran dan Cina. (RA)
