Komandan IRGC: Iran Berada di Jajaran Negara Super Power
-
Brigadir Jenderal Amir Ali Hajizadeh.
Komandan Angkatan Udara Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC), mengatakan hari ini Republik Islam Iran berada di jajaran kekuatan adidaya, dan Amerika Serikat dan bahkan negara yang lebih besar dari itu, tidak akan bisa berbuat apa-apa.
Brigadir Jenderal Amir Ali Hajizadeh dalam wawancara dengan TV2 IRIB, Kamis (23/4/2020) malam, mengatakan teknologi antariksa di Iran sedang berkembang sedemikian rupa sehingga tidak ada negara yang berani mengancam kami.
Ketika ditanya tentang insiden serangan Iran ke pangkalan Amerika, Ain al-Assad di Irak, ia menuturkan ketika Iran menyerang pangkalan tersebut, diperkirakan AS akan memberikan balasan, tetapi mereka tidak berani berbuat apa-apa.
Mengenai peluncuran satelit Noor ke orbit bumi, Brigjen Hajizadeh menjelaskan tanpa kehadiran di luar angkasa, Iran akan kehilangan banyak kapasitas di bidang militer dan sipil, namun dengan peluncuran satelit Noor, banyak dari kebutuhan pertahanan Iran telah terpenuhi
Satelit ini, lanjutnya, sekarang bekerja dengan sempurna dan mengorbit bumi setiap 90 menit sekali.
“Negara yang menguasai teknologi antariksa berada di jajaran kekuatan adidaya dan fakta ini telah membuat AS marah. Dengan demikian, proyek Republik Islam telah membuahkan hasil,” tegas Brigjen Hajizadeh.
Angkatan Udara IRGC pada Rabu lalu, sukses meluncurkan satelit militer pertama Iran untuk kepentingan pertahanan. Satelit Noor diterbangkan dengan roket peluncur tiga tahap, Qased dan mengorbit bumi pada ketinggian 425 kilometer. (RM)