Mousavi: Keamanan Kawasan Tidak Terjamin dengan Tunduk kepada AS
https://parstoday.ir/id/news/iran-i82797-mousavi_keamanan_kawasan_tidak_terjamin_dengan_tunduk_kepada_as
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Republik Islam Iran kepada sejumlah negara kawasan Asia Barat menekankan, keamanan kawasan tidak mungkin terjamin dengan ketaatan kepada Amerika.
(last modified 2026-04-18T09:26:41+00:00 )
Jun 30, 2020 14:25 Asia/Jakarta
  • Sayid Abbas Mousavi
    Sayid Abbas Mousavi

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Republik Islam Iran kepada sejumlah negara kawasan Asia Barat menekankan, keamanan kawasan tidak mungkin terjamin dengan ketaatan kepada Amerika.

Sayid Abbas Mousavi Selasa (30/6/2020) saat menjawab tudingan tak berdasar dan staetmen intervensif sejumlah petinggi negara-negara kawasan termasuk Arab Saudi dan Bahrain mengungkapkan, negara-negara seperti Arab Saudi yang selama bertahun-tahun mengobarkan instabilitas di kawasan dengan mendukung kelompok teroris seperti al-Qaeda dan Daesh (ISIS), melemparkan tudingan tak berdasar kepada Tehran yang dengan perilaku bertanggung jawabnya, ia telah memperpendek kejahatan kelompok teroris di wilayah tersebut.

"Dukungan terhadap tuntutan AS untuk melanjutkan sanksi senjata terhadap Iran oleh negara-negara yang lebih dari lima tahun membantai ribuan warga Yaman termasuk perempuan dan anak-anak dengans enjata Amerika, sebuah gurauan pahit yang disaksikan dunia saat ini," papar Abbas Mousavi.

Seraya menekankan dilanjutkannya kerja sama regional sebagai salah satu solusi untuk menciptakan stabilitas dan keamanan di kawasan, Mousavi mengatakan, tiba saatnya negara-negara ini menarik diri dari ungkapan tak rasional dan mengekor secara membabi-buta Amerika yang menjadi manifestasi kezaliman dan ketidakadilan di dunia serta mencapai keyakinan bahwa keamanan tidak akan terjamin dengan tunduk kepada AS.

Menteri Luar Negeri Bahrain, Abdul Lateef Rashid Al Zayani dan Brian Hook, wakil khusus pemerintah AS untuk Iran Senin (30/6/2020) malam di statemen bersama seraya mengulang klaim palsu anti Iran, menuntut perpanjangan sanksi senjata terhadap Tehran. (MF)