Rouhani: Iran tidak akan Biarkan Serangan Politik terhadap JCPOA
https://parstoday.ir/id/news/iran-i82822-rouhani_iran_tidak_akan_biarkan_serangan_politik_terhadap_jcpoa
Presiden Republik Islam Iran Hassan Rouhani seraya menjelaskan bahwa tehran senantiasa patuh tarhadap komitmen politik, hukum dan moralnya menegaskan, "Jika AS ingin melancarkan pukulan politik terhadap JCPOA, maka Iran tidak akan menerimanya serta akan mengambil langkah tegas."
(last modified 2026-04-05T11:58:22+00:00 )
Jul 01, 2020 12:27 Asia/Jakarta
  • Presiden Hassan Rouhani
    Presiden Hassan Rouhani

Presiden Republik Islam Iran Hassan Rouhani seraya menjelaskan bahwa tehran senantiasa patuh tarhadap komitmen politik, hukum dan moralnya menegaskan, "Jika AS ingin melancarkan pukulan politik terhadap JCPOA, maka Iran tidak akan menerimanya serta akan mengambil langkah tegas."

Hassan Rouhani Rabu (1/7/2020) di sidang kabinet seraya mengisyaratkan 3,5 tahun pemerintahan Donald Trump mengatakan, masyarakat internasional selama pemerintahan baru Amerika menyaksikan ketidakpatuhan terhadap hukum, langkah anti hukum serta anti HAM Washngton terhadap Tehran.

"Meski AS di prediksinya mengatakan bahwa mereka meraih kesuksesan di sektor ekonomi, namun pastinya dari sisi politk, hukum dan moral, Amerika selmaa tiga setengah tahun terakhir berulang kali mengalami kekalahan," papar Rouhani.

Presiden Iran seraya mengisyaratkan kekalahan politik AS selama beberapa pekan terakhir menjelaskan, hingga hari ini seluruh negara anggota Dewan Keamanan PBB menentang draf resolusi AS anti Iran dan Amerika gagal meraih kesuksesan di Dewan Keamanan dan opini publik dunia.

Rouhani juga menyebut dukungan pasti 14 anggota Dewan Keamanan PBB terhadap JCPOA dan resolusi 2231 di sidang Dewan ini yang digelar kemarin sebuah penampilan kembali akan kegagalan politik AS terhadap Republik Islam Iran.

"Tehran setiap hari dan jam siap kembali ke komitmen sebelumnya di JCPOA secara penuh jika pihak seberang menjalankan komitmennya," tegas Rouhani.

Sidang Dewan Keamanan PBB Selasa (30/6/2020) untuk mengkaji laporan periodik sekjen PBB terkait implementasi resolusi 2231 yang berkaitan dengan kesepakatan nuklir Iran kembali menjadi ajang perlawanan masyarakat internasional terhadap tuntutan serta unilateralisme Washington.

Di sidang ini upaya Amerika Serikat untuk mencegah pencabutan sanksi senjata Iran secara praktis mengalami kegagalan. (MF)