Khatibzadeh: Sikap Iran Mengenai JCPOA Tidak akan Berubah
https://parstoday.ir/id/news/iran-i88011-khatibzadeh_sikap_iran_mengenai_jcpoa_tidak_akan_berubah
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Republik Islam Iran Saeed Khatibzadeh mengatakan, sikap Tehran dalam perjanjian nuklir JCPOA (Rencana Aksi Bersama Komprehensif) tidak akan berubah.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Des 07, 2020 13:18 Asia/Jakarta
  • Saeed Khatibzadeh
    Saeed Khatibzadeh

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Republik Islam Iran Saeed Khatibzadeh mengatakan, sikap Tehran dalam perjanjian nuklir JCPOA (Rencana Aksi Bersama Komprehensif) tidak akan berubah.

Khatibzadeh dalam konferensi pers secara virtual pada Senin (7/12/2020) menanggapi statemen terbaru Menteri Luar Negeri Jerman Hieko Maas soal JCPOA. Dia mengatakan, JCPOA sekali dirundingkan, dan kesepakatan yang ada dan yang tercantum dalam Resolusi 2231 Dewan Keamanan PBB tidak akan berubah.

Menlu Jerman Heiko Maas

Jubir Kemenlu Iran menekankan, Iran tidak akan merundingkan kembali sebuah perjanjian yang telah dicapai kesepakatannya dan juga tidak akan mengurangi pengikatan Resolusi 2231.

Sebelumnya Menlu Jerman Heiko Maas dalam sebuah statemennya yang selaras dengan kebijakan Gedung Putih mengatakan, "Dibutuhkan sebuah kesepakatan nuklir lebih baik dengan Iran yang akan menjamin kepentingan Eropa."

Jubir Kemlu Iran juga menegaskan bahwa Eropa harus memahami posisi dan kapasitasnya serta memperhatikan level hubungannya. Menurutnya, selama ini Eropa tidak menjalankan komitmennya dalam JCPOA.

Khatibzadeh lebih lanjut menekankan bahwa Iran tidak akan berunding dan berdamai terkait keamanan nasionalnya. Dia mengatakan, Iran memahami hak dan kewajibannya, dan juga mengingatkan hak serta kewajiban pihak seberang; apa yang tidak dapat diraih melalui represi maksimum, juga tidak bakal diraih melalui metode lain.

"Pesan Republik Islam Iran kepada negara-negara anggota perundingan nuklir ini adalah Tehran benteng stabilitas dan negara bersejarah di kawasan yang berusaha mengabaikan kesalahan pihak lain, tapi mereka harus menyadari posisi mereka dan seberapa jauh mereka mampu berbicara," jelasnya.

Khatibzadeh juga menyinggung statemen Menlu Iran Mohammad Javad Zarif terkait kembalinya Amerika Serikat ke komitmennya dan juga ratifikasi rencana langkah strategis untuk membatalkan sanksi dan menjaga bangsa Iran, yang pekan lalu ditetapkan parlemen Iran. Dia mengatakan, jika keputusan parlemen berubah menjadi undang-undang, Kemlu akan komitmen dengannya.

"Banyak statemen dan berita yang didengar dari pemerintah terpilih Amerika yang siap memperbaiki kesalahan pemerintah saat ini," papar Khatibzadeh.

Jubir Kemenlu Iran juga mengkonfirmasi kunjungan menlu Republik Azerbaijan ke Tehran dan mengatakan, Menlu Azerbaijan Jeyhun Bayramov akan tiba di Tehran pada Rabu dan akan bertemu dengan petinggi Republik Islam Iran untuk membicarakan isu-isu yang diminati kedua pihak. (MF)