Takht-Ravanchi: Barat Jangan Politisasi Penanganan Senjata Kimia
https://parstoday.ir/id/news/iran-i88166-takht_ravanchi_barat_jangan_politisasi_penanganan_senjata_kimia
Wakil Tetap Iran untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) telah mengutuk penggunaan senjata kimia dan meminta negara-negara Barat untuk meninggalkan sikap politisasi mereka dalam menangani senjata semacam itu.
(last modified 2026-01-04T09:54:16+00:00 )
Des 12, 2020 14:24 Asia/Jakarta
  • Majid Takht-Ravanchi, Wakil Tetap Iran untuk PBB
    Majid Takht-Ravanchi, Wakil Tetap Iran untuk PBB

Wakil Tetap Iran untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) telah mengutuk penggunaan senjata kimia dan meminta negara-negara Barat untuk meninggalkan sikap politisasi mereka dalam menangani senjata semacam itu.

Menurut laporan IRNA, Majid Takht-Ravanchi, Wakil Tetap Iran untuk PBB hari Jumat (11/12/2020) waktu setempat dalam sidang Dewan Keamanan PBB untuk membahas laporan Organisasi Pelarangan Senjata Kimia di Suriah, mengatakan, "Politisasi masalah senjata kimia merusak kredibilitas Konvensi dan Organisasi Pelarangan Senjata Kimia, dan Barat harus mengakhiri pendekatannya yang tidak profesional dan bermotivasi politik."

Gedung OPCW

Duta besar dan Wakil Tetap Republik Islam Iran untuk PBB menyatakan, Iran adalah korban utama dari penggunaan senjata kimia yang luas di masa kini, di mana negara-negara Barat membantu Saddam, diktator yang digulingkan di Irak. Ketika dia secara luas menggunakan senjata terhadap warga Iran dan kemudian warga Irak, mereka tidak mengambil tindakan apapun terhadapnya.

Menurut Takht-Ravanchi, Iran lebih sadar daripada negara lain mana pun tentang sifat tidak manusiawi dari senjata kimia dan efek politisasi dari berurusan dengannya.

"Oleh karena itu, Iran mengutuk penggunaan senjata kimia oleh siapapun, di manapun dan dalam kondisi apapun  serta menyerukan implementasi penuh, efektif dan non-diskriminatif dari Konvensi Larangan Senjata Kimia dan penguatan kredibilitas organisasi terkait," ungkap Takht-Ravanchi.

"Sangat disayangkan bahwa dalam beberapa tahun terakhir, negara-negara Barat telah bertindak atas dasar niat politik mereka di Dewan Keamanan dan Organisasi Pelarangan Senjata Kimia untuk mencapai tujuan mereka terkait kasus kimia Suriah," pungkas Takht-Ravanchi.