Iran Mampu Memburu Kapal Selam Nuklir AS
-
Amir Hossein Ghazizadeh Hashemi
Wakil Ketua Majelis Syura Islam Iran sehubungan dengan pergerakan militer Amerika Serikat di perairan Teluk Persia mengatakan, angkatan bersenjata Iran mampu memburu kapal selam nuklir Amerika.
Amerika baru-baru ini mengumumkan kapal selam nuklirnya, USS Georgia sudah melewati Selat Hormuz dan memasuki Teluk Persia.
Wakil Ketua Parlemen Iran, Sayid Amir-Hossein Ghazizadeh Hashemi dalam wawancara dengan stasiun televisi Russia Today, Rabu (23/12/2020) mengatakan, Iran tidak mencemaskan masalah ini karena punya kemampuan melacak pergerakan militer Amerika di perairan Teluk Persia.
Ia menambahkan, Amerika dan Inggris membangun pangkalan-pangkalan militer di sekitar Teluk Persia, dan di manapun kedua negara ini ada, artinya di sana rezim Zionis Israel juga melakukan infiltrasi.
Menurut Hashemi, meski pangkalan-pangkalan militer itu atas nama Amerika dan Inggris, namun secara resmi berada di tangan Israel, dan Iran tidak menganggap Israel sebagai sebuah negara, tapi bagian dari identitas Amerika di Asia Barat, maka dari itu pergerakan militer Amerika, bukan hal baru.
Wakil Ketua Parlemen Iran menegaskan, dahulu saat Iran tidak punya peralatan, teknologi dan kekuatan untuk melawan, Amerika dan Israel tidak mampu menyerang Iran, sekarang Iran kuat, maka seperti sebelumnya saat Iran mampu menembak jatuh drone Amerika, sekarangpun ia bisa dengan mudah memburu kapal selam Amerika di Teluk Persia.
"Jika sampai terjadi ledakan bom aton maka air di Teluk Persia akan tercemar oleh bahan radioaktif, dan stasiun penyulingan air bersih negara-negara Arab akan hancur, saat itu kondisi akan sangat sulit bagi mereka. (HS)