Komandan Pasukan Quds Janji Kejar Para Pembunuh Syahid Soleimani
-
Komandan Pasukan Quds IRGC, Brigjen Esmail Qaani.
Komandan Pasukan Quds IRGC, Brigjen Esmail Qaani mengatakan syahid Qasem Soleimani adalah pahlawan bangsa Iran, juga pahlawan umat Islam, dan pahlawan penghancur kekuatan hegemonik.
"Risalah Pasukan Quds dan kubu perlawanan tidak akan berubah dengan perilaku jahat Amerika Serikat," ujarnya dalam pidato pada acara peringatan haul pertama syahid Soleimani dan Abu Mahdi al-Muhandis di Universitas Tehran, Jumat (1/1/2021) pagi.
Brigjen Qaani mencatat bahwa musuh mengejar pembunuhan para komandan kubu perlawanan selama 30 tahun terakhir.
"Pria bodoh ini (Donald Trump) adalah orang yang paling keji dan paling jahat di dunia, yang tidak memegang prinsip apapun dalam pikirannya. Dengan hasutan rezim Zionis dan Arab Saudi, ia melakukan kejahatan keji yang belum pernah terjadi sebelumnya, dan belum pernah terjadi terhadap pejabat politik dan militer manapun di era ini," tambahnya.
Brigjen Qaani memperingatkan para pejabat AS bahwa mereka yang terlibat dalam kejahatan ini perlu tahu bahwa mereka telah melakukan sesuatu yang mengundang kesiapan setiap orang di seluruh dunia untuk menghukum para pengecut ini.
"Dengan kejahatan yang kalian lakukan, yakinlah bahkan dari dalam rumah kalian sendiri, akan muncul orang-orang yang akan melakukan pembalasan ini," tegasnya.
Di bagian lain, Brigjen Qaani mengatakan militer rezim Zionis mulai ketakutan di perbatasan Palestina dan Lebanon.
"Suriah berdiri teguh dan sekarang hampir semua bagian negara itu telah dibebaskan. Para mujahidin Irak tetap teguh memegang prinsipnya, Yaman yang tertindas juga melangkah dengan kuat. Inilah jalan syahid Soleimani yang akan terus berlanjut dengan pertolongan Allah Swt," ujarnya.
AS dalam sebuah tindakan keji, meneror Komandan Pasukan Quds Iran, Letnan Jenderal Qasem Soleimani dan Wakil Komandan Hashd al-Shaabi Irak, Abu Mahdi al-Muhandis dalam serangan drone di dekat Bandara Internasional Baghdad pada 3 Januari 2020. Delapan rekan-rekan mereka juga gugur syahid dalam serangan udara pasukan teroris AS. (RM)