Upaya Iran-Rusia untuk Melawan Unilateralisme AS
-
Bendera nasional Rusia (kiri) dan Republik Islam Iran.
Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif, dalam safarinya ke negara-negara tetangga, akan bertemu dengan para pejabat Rusia di Moskow pada Selasa, 26 Januari 2021.
Kementerian Luar Negeri Rusia dalam sebuah pernyataan mengumumkan bahwa kami bertekad untuk terus mengembangkan hubungan yang saling menguntungkan dengan Iran dan terus bekerja sama dengan negara itu demi stabilitas regional dan keamanan internasional. Kami berharap tren positif akan menguat di semua bidang hubungan Iran-Rusia.
Tren kerja sama kedua negara dalam satu dekade terakhir menunjukkan bahwa hubungan antara Iran-Rusia terus meningkat dan membawa hubungan ini ke level strategis. Dalam hubungan bilateral, Iran dan Rusia membuktikan bahwa mereka memiliki inisiatif dan pantang mundur dalam melawan hegemoni Amerika Serikat, terutama dalam isu keamanan dan perlawanan terhadap unilateralisme Negeri Paman Sam.
Selain menjalin komunikasi dalam masalah perjanjian nuklir JCPOA, Iran dan Rusia juga melakukan konsultasi penting mengenai perkembangan di Suriah dan sebagai bagian dari perundingan Astana.
Dalam kunjungan hari ini, menlu Iran akan membahas isu-isu penting seperti situasi di daerah Nagorno-Karabakh, JCPOA, penyelesaian konflik Suriah dan Afghanistan, situasi di wilayah Teluk Persia, dan masalah lainnya.
Dengan demikian, perjalanan Zarif ke Moskow menjadi penting karena dua alasan. Pertama, hubungan dekat Iran dan Rusia dapat memperkuat multilateralisme sebagai cara untuk melawan unilateralisme AS dan intervensi negara itu di kawasan. Kedua, kunjungan ini berhubungan dengan perkembangan yang terjadi di wilayah geopolitik Eurasia dan daerah sekitar.
Menlu Iran dan Rusia dalam sebuah statemen bersama, menyatakan bahwa Tehran dan Moskow bertekad untuk secara aktif mempromosikan pendekatan kolektif dan multilateralisme yang adil, yang berlandaskan pada prinsip yang diakui oleh hukum internasional untuk memecahkan isu-isu penting di tingkat regional dan global.
Rusia dan Iran adalah dua negara independen, kuat dan berpengaruh di kawasan. Oleh karena itu, perluasan kerja sama dan konsultasi rutin antara Tehran dan Moskow dapat menjamin kepentingan bersama dan multilateral. Level hubungan ini sebenarnya merupakan bentuk saling percaya antara Iran dan Rusia dalam hubungan mereka.
Dalam hal ini, Duta Besar Iran untuk Rusia Kazem Jalali mengatakan, “Saat ini tingkat kerja sama antara Tehran dan Moskow jauh lebih tinggi daripada di masa lalu. Hubungan antara kedua pihak semakin kuat dan ada banyak kapasitas dalam hubungan mereka yang perlu ditangani di bawah rencana kerja sama yang komprehensif.”
Para pejabat Iran dan Rusia juga memiliki visi jangka panjang untuk memperkuat hubungan bilateral dan multilateral. Kelanjutan dari proses pengembangan kerja sama yang saling menguntungkan ini, tidak hanya akan berdampak positif pada kondisi kedua negara, tetapi juga dapat memperbaiki situasi di wilayah Kaukasus Selatan dan Asia Barat. (RM)