Zarif Sebut Serangan di Irak untuk Merusak Hubungan Tehran-Baghdad
-
Fuad Hussein (kiri) dan Mohammad Javad Zarif.
Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif, mengutuk serangan Amerika Serikat terhadap pasukan Irak di daerah perbatasan Irak-Suriah, dan menyebut tindakan itu melanggar kedaulatan.
Jet-jet tempur AS pada Kamis (25/2/2021) malam, membombardir daerah al-Bukamal dan al-Qaem yang terletak di wilayah perbatasan Irak-Suriah.
Zarif dalam pertemuan dengan mitranya dari Irak, Fuad Hussein di Tehran pada Sabtu (27/2), mengatakan sebagian serangan dan insiden baru-baru ini di wilayah Irak mencurigakan dan bertujuan untuk merusak hubungan Irak-Iran.
"Kami menekankan perlunya pemerintah Irak untuk menemukan pelaku insiden ini," kata Zarif.
Di bagian lain, menlu Iran mengatakan pembangunan dan penyelesaian jalur rel kereta api Shalamcheh-Basrah akan membantu memperluas hubungan perdagangan antara kedua negara.
Dia meminta para pejabat terkait dari Iran dan Irak untuk segera melaksanakan proyek jalur kereta api tersebut.
Sementara itu, Fuad Hussein menggarisbawahi perlunya kedua pihak untuk memperluas hubungan yang komprehensif, dan ia mengumumkan kesiapan Baghdad untuk mengembangkan hubungan dengan Tehran.
Dalam pertemuan itu, Zarif dan Fuad Hussein juga membahas masalah kerja sama politik, ekonomi, dan perdagangan serta perkembangan di kawasan.
Menlu Irak tiba di Tehran pada hari Minggu untuk bertemu dengan para pejabat Republik Islam Iran. (RM)