Iran Aktualita, 12 Juni 2021
-
Para Capres pemilu presiden ke-13 Iran
Dinamika Iran pekan lalu diwarnai sejumlah isu penting di antaranya mengenai debat capres Iran yang memasuki putaran final.
Selain itu, beberapa persoalaan kunci belum disepakati dalam pembicaraan Wina, Iran menanggapi dingin penghapusan selektif sanksi oleh AS, Iran menargetkan produksi delapan juta dosis vaksin Covid-19, kapal perang Damavand akan bergabung kembali dengan armada AL Iran, dan timnas bola voli putra Iran menang melawan Amerika Serikat.

Tuntutan Rakyat Jadi Tema Debat Capres Iran Putaran Final
Humas Lembaga Penyiaran Nasional Iran, IRIB mengumumkan tema debat calon presiden Iran ketiga dan terakhir adalah tuntutan rakyat.
Humas IRIB, Kamis (10/6/2021) mengabarkan, debat capres Iran untuk pemilu presiden ke-13 negara ini akan diselenggarakan pada hari Sabtu 12 Juni 2021, dengan tema "tuntutan rakyat".
Putaran pertama debat capres Iran digelar Sabtu 5 Juni 2021 lalu dengan tema ekonomi, dan putaran kedua pada Selasa 8 Juni 2021 dengan tema budaya, sosial, dan politik yang masing-masing berlangsung selama tiga jam.
Pilpres ke-13 Iran sedianya akan dilaksanakan pada hari Jumat 18 Juni 2021 mendatang.
Beberapa Persoalaan Kunci Belum Disepakati dalam Pembicaraan Wina
Wakil Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi mengatakan putaran baru perundingan Wina akan dilanjutkan dalam beberapa hari mendatang.
“Beberapa persoalan kunci belum disepakati dalam perundingan nuklir Iran dengan kelompok 4+1 dan harus dibuat keputusan tentang itu,” kata Araghchi dalam rapat dengan Komisi Keamanan Nasional dan Kebijakan Luar Negeri Parlemen Iran, Rabu (9/6/2021).
“Tentu saja perselisihan seputar beberapa masalah bukanlah hal baru, dan ini berhubungan tentang bagaimana kedua pihak kembali ke dalam kesepakatan,” tambahnya seperti dilansir IRNA.
Dia berharap perundingan mendatang akan mencapai hasil yang baik.
Araghchi memimpin delegasi Iran dalam perundingan di Wina untuk menghidupkan kembali kesepakatan nuklir 2015.
Perwakilan Iran, Rusia, Cina, Inggris, Prancis dan Jerman telah berunding selama beberapa putaran di Wina untuk membahas mekanisme menghidupkan kembali kesepakatan nuklir. Delegasi pemerintah AS juga mengadakan pembicaraan dengan perwakilan Eropa di Wina.
Delegasi Iran menyatakan mereka tidak akan berbicara langsung atau tidak langsung dengan perwakilan AS, karena menilai pembicaraan seperti itu tidak perlu.
Pemerintah Iran menegaskan bahwa pihaknya akan memulihkan komitmen kesepakatan nuklir setelah AS secara nyata mencabut semua sanksi dan langkah ini harus diverifikasi oleh Tehran.
Iran Tanggapi Dingin Penghapusan Selektif Sanksi oleh AS
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran mengatakan, Presiden AS Joe Biden harus berhenti mengulangi kekalahan tekanan maksimum yang diderita oleh Donald Trump, dengan mencabut sanksi secara efektif dan dapat diverifikasi.
Saeed Khatibzadeh dalam sebuah tweet, Jumat (11/6/2021) malam, menulis bahwa penghapusan selektif nama-nama dari daftar sanksi tidak relevan dengan pembicaraan JCPOA dan juga bukan sebagai pesan niat baik, terutama jika dibarengi dengan aksi baru terorisme ekonomi.
“Alih-alih mengikuti Trump, Biden harus menghentikan kekalahan maksimumnya dengan mencabut sanksi secara efektif dan dapat diverifikasi,” imbuhnya.
Pemerintah AS pada Kamis lalu menyatakan bahwa pihaknya telah menghapus sanksi terhadap tiga mantan pejabat Iran dan dua perusahaan, yang sebelum ini terlibat dalam pengangkutan atau pemasaran produk petrokimia Iran.
Iran Targetkan Produksi Delapan Juta Dosis Vaksin Covid-19
Wakil Menteri Kesehatan Iran Urusan Riset dan Teknologi, Farid Najafi mengumumkan produksi 8 hingga 10 juta dosis vaksin Iran pada akhir musim panas tahun ini.
Farid Najafi hari Rabu (9/6/2021) mengatakan, "Diprediksi, 8 hingga 10 juta dosis vaksin Iran akan diproduksi di negara ini pada akhir musim panas,".
"Sejauh ini, lima perusahaan manufaktur telah menerima lisensi untuk memproduksi vaksin dari Komite Etik Nasional Kementerian Kesehatan dan Pendidikan Kedokteran Iran, dan vaksin ini sedang melalui uji klinis tahap 2 dan 3," ujar Najafi.
Studi klinis injeksi manusia tahap pertama vaksin Covid-19 yang dikembangkan oleh peneliti Iran bernama COVIran Barakat dimulai pada 29 Desember 2020 disuntikkan kepada para relawan.
Uji klinis vaksin Razi Copars sebagai vaksin Iran kedua dimulai pada 28 Februari 2021 dengan melakukan eksperimen manusia tahap pertama kepada sejumlah relawan pria.
Pada hari ini, tahap kedua uji manusia vaksin Corona Fakhra dimulai dengan penyuntikan vaksin ini kepada 500 relawan berusia 18 hingga 70 tahun.
Kapal Perang Damavand akan Bergabung Kembali dengan Armada AL Iran
Komandan Angkatan Laut Militer Iran mengatakan, kami akan berusaha supaya kapal perusak Damavand dapat bergabung kembali dengan armada angkatan laut pada peringatan Pekan Pertahanan Suci.
Hal itu disampaikan oleh Laksamana Muda Hossein Khanzadi di Tehran, Rabu (9/6/2021) seperti dilaporkan kantor berita IRIB.
Dia menuturkan kapal perusak Damavand tiba di perairan Iran Utara dalam beberapa hari terakhir untuk melakukan uji kekuatan struktur.
“Perbaikan kapal ini masih berlangsung dan jika memungkinkan, ia akan bergabung kembali ke dalam armada angkatan laut pada peringatan Pekan Pertahanan Suci tahun ini,” kata Laksamana Muda Khanzadi.
Peringatan Pekan Pertahanan Suci dimulai setiap tanggal 31 Shahrivar Hijriah Syamsiah, yang tahun ini bertepatan dengan 22 September 2021.
Damavand adalah kapal perang buatan Iran murni dan merupakan kapal kedua di kelas Mowj (gelombang) setelah kapal perusak Jamaran. Ia diberi nama Damavand, gunung tertinggi di Iran dan mulai bertugas di angkatan laut pada 9 Maret 2015.
Pada 10 Januari 2018, kapal Damavand mengalami kecelakaan ringan di Pelabuhan Bandar Anzali, Iran Utara, setelah menabrak beton pemecah ombak. Insiden ini menyebabkan dua awaknya gugur.
Timnas Bola Voli Putra Iran Menang Telak Lawan Amerika
Tim nasional bola voli Iran mengalahkan Amerika Serikat dalam tiga set langsung pada kejuaraan Liga Bangsa-Bangsa Bola Voli 2021, Rabu (9/6/2021) malam.
Dilansir dari IRNA, Iran mengalahkan tim tangguh AS dalam tiga set langsung (25-19, 25-23, 25-23) dan mencatat kemenangan kelima berturut-turut pada turnamen bergengsi ini.
Para pemain muda Iran memenangkan semua pertandingan mereka pada pekan kedua. Saber Kazemi bersinar sepanjang pertandingan tadi malam dengan mencetak 18 poin.
Dengan kemenangan ini, timnas voli Iran naik satu langkah ke puncak dan berada di posisi kelima dunia setelah Prancis, Polandia, Brasil dan Slovenia.
Sebanyak 32 timnas voli top dunia bersaing di Liga Bangsa-Bangsa Bola Voli 2021 di Kota Rimini, Italia untuk menampilkan kehebatan mereka di hadapan jutaan penggemar di seluruh dunia.(PH)