Mahathir: Israel, Pusat Rezim Penjarah !
-
Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Mohamad
Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Mohamad mengecam pendudukan yang dilakukan Israel terhadap Palestina ,dan dataran tinggi Golan milik Suriah.
Menanggapi pernyataan Presiden AS, Donald Trump yang mendukung penguasaan dataran tinggi Golan oleh Israel, Mahathir Mohammed hari Sabtu (23/3) menyebut Israel sebagai pusat rezim penjarah.
Perdana Menteri Malaysia menentang pengakuan terhadap eksistensi Israel.
"Zionis menduduki wilayah Palestina, dan keberadaannya ilegal," ujar Mahathir.
Sebelumnya, Presiden AS, Donald Trump di akun Twitternya hari Kamis menegaskan dukungan Washington terhadap rezim Zionis atas dataran tinggi Golan.
"Setelah 52 tahun, tiba saatnya AS mengakui secara resmi penguasaan penuh Israel terhadap dataran tinggi Golan," cuit Trump.
Statemen presiden AS ini memicu gelombang kecaman keras dari berbagai kalangan di dunia.
Pada tahun 1967, rezim Zionis menguasai sekitar 1.200 kilometer wilayah Suriah di dataran tinggi Golan, dan setelah beberapa lama mengumumkan wilayah ini bagian dari teritorial rezim Zionis.
Publik dunia tidak mengakui klaim Israel tersebut. Dewan Keamanan PBB juga menyebut bercokolnya Israel di Golan sebagai bentuk pendudukan.(PH)