Feb 20, 2024 16:44 Asia/Jakarta
  • demonstrasi di Tel Aviv
    demonstrasi di Tel Aviv

Ratusan pemukim Zionis, bermonstrasi di depan kediaman PM Benjamin Netanyahu, dan menuntut kesepakatan segera dengan Hamas, terkait pertukaran tawanan.

Surat kabar Haaretz, Senin (19/2/2024) malam melaporkan, salah satu demonstran berteriak, "Netanyahu kami lelah, engkau telah menciptakan dunia gila untuk kami."
 
Salah satu demonstran yang merupakan istri tawanan Israel, berusia 80 tahun di Gaza, mengaku sangat ingin tahu bagaimana rasanya jika putri Benjamin Netanyahu, berada di posisinya.
 
Para demonstran Israel, yang sebagian besar perempuan membawa plakat-plakat bertuliskan "Menolak dokumen kesepakatan, sama dengan menghukum mati para tawanan."
 
Pada hari Kamis lalu, PM Rezim Zionis, melarang delegasi Israel, untuk berangkat ke Kairo, Mesir, guna memulai perundingan pertukaran tawanan.
 
 

 

Dua hari sebelumnya, Kairo, menjadi tuan rumah perundingan pertama pertukaran tawanan Israel, dan Hamas, yang dihadiri delegasi Israel, dipimpin Direktur Mossad, David Barnea, dan Direktur CIA, William Burns, Direktur Dinas Intelijen Mesir, Abbas Kamel, dan PM Qatar, Mohammad bin Abdulrahman Al Thani.
 
Media-media Israel, melaporkan, kehadiran delegasi pertama Israel, di Kairo, hanya bersifat seremonial, dan hanya menuruti desakan Presiden Amerika Serikat, nyatanya Israel, menolak menghentikan perang, dan menukar tawanan serta membebaskan 134 tawanan Palestina.
 
Aksi protes keluarga para tawanan Israel, semakin hari semakin besar, dan kelompok penentang perang sampai sekarang berulangkali menggelar aksi di berbagai lokasi di kota Tel Aviv.
 
Malam lalu, para demonstran dalam aksinya meneriakkan tuntutan dicapainya kesepakatan segera untuk membebaskan para tawanan Israel, di Jalur Gaza. (HS)

Tags