-
Filipina Peringatkan Cina Soal Terjadinya Perang
May 29, 2018 23:25Menteri Luar Negeri Filipina memperingatkan, jika Cina melanggar garis merah Filipina di Laut Cina Selatan, Duterte akan menyatakan perang dengan Beijing.
-
Militer Filipina Gelar Manuver Gabungan dengan AS
May 10, 2018 06:29Pasukan militer AS dan Filipina menggelar manuver gabungan di pantai pulau-pulau yang disengketakan di Laut Cina Selatan.
-
9 Militan Abu Sayyaf Tewas di Filipina Selatan
May 04, 2018 22:36Pasukan pemerintah Filipina telah menewaskan sedikitnya sembilan militan Abu Sayyaf dalam serangan udara di kota Sumisip di provinsi pulau Basilan, Filipina Selatan.
-
Filipina Protes Amerika Serikat
Apr 22, 2018 01:45Menteri Luar Negeri Filipina, Alan Peter Cayetano memprotes laporan terbaru Amerika Serikat terkait pelanggaran HAM di negaranya selama operasi anti narkotika.
-
Filipina Cekal Masuk Pejabat Uni Eropa
Apr 17, 2018 18:48Wakil Sekjen Partai Sosialis Eropa ditangkap oleh polisi imigrasi bandara Cebu ketika tiba di negara ini, dan langsung diusir dari Filipina.
-
Vaksin Produk Perancis Tewaskan 17 Orang Filipina
Apr 04, 2018 09:22Kementerian kesehatan Filipina mengkonfirmasi tewasnya 17 orang warga negara ini akibat penggunaan vaksin produksi perusahaan Perancis.
-
Pemimpin Teroris Abu Sayyaf dan Anggotanya Menyerah
Mar 29, 2018 11:33Delfin Lorenzana, Menteri Pertahanan Filipina, mengkonfirmasikan penyerahan diri "Nurhassan Jamiri", pemimpin kelompok teroris Abu Sayyaf dan 13 pengikutnya, kepada militer negara ini.
-
Filipina Bangun Pangkalan Militer Dekat Taiwan
Mar 25, 2018 00:11Juru Bicara Komando Luzon Utara, Nolcom, Filipina mengabarkan pembangunan pangkalan militer laut di pulau paling utara negara itu, dekat Taiwan.
-
Duterte Serukan Penarikan Massal dari Keanggotaan ICC
Mar 19, 2018 13:34Presiden Filipina, Rodrigo Duterte menyeru negara-negara lain untuk keluar dari keanggotaan Pengadilan Pidana Internasional (ICC).
-
Ketika Komisi HAM PBB Sebut Duterte Butuh Bantuan Psikiater
Mar 11, 2018 15:01Departemen Luar Negeri Filipina menilai statemen Komisaris Tinggi HAM Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Zeid Ra'ad Al Hussein terkait presiden negara ini sepenuhnya bermusuhan dan bertentangan dengan konvensi internasional.