Filipina Protes Amerika Serikat
-
Bendera Filipina
Menteri Luar Negeri Filipina, Alan Peter Cayetano memprotes laporan terbaru Amerika Serikat terkait pelanggaran HAM di negaranya selama operasi anti narkotika.
Seperti dilaporkan AFP, Alan Peter Cayetano Sabtu (21/4) menyatakan, Filipina sebuah negara independen yang demokratis serta pemerintahannya pilihan rakyat dan legal. Pemerintah Manila bekerja demi kepentingan rakyat serta tidak membutuhkan intervensi Amerika.
Menteri luar negeri Filipina seraya menekankan perang melawan penyelundup narkotika di negara ini menambahkan, ketika Amerika dan lembaha seperti parlemen Eropa memiliki mekanismenya tersediri, Filipina juga memiliki metodenya sendiri untuk menjamin dan melindungi hak seluruh rakyatnya.
Presiden Filipina, Rodrigo Duterte dan petinggi negara ini berulang kali menuding Amerika mengintervensi urusan internalnya dan mengobarkan instabilitas di kawasan. (MF)