Pars Today

Indonesian
  • Beranda
  • Radio
  • Albanian shqip
  • Armenian Հայերեն
  • Assyrian ܐܬܘܪ̈ܝܐ
  • Azeri Azəri
  • Bangla বাংলা
  • Chinese 中文
  • Dari دری
  • English English
  • French français
  • German Deutsch
  • Hausa Hausa
  • Hebrew עברית
  • Hindi हिन्दी
  • Indonesian Bahasa Indonesia
  • Italian Italiano
  • Japanese 日本語
  • Kazakh қазақ тілі
  • Kiswahili Kiswahili
  • Pashto پښتو
  • Persian فارسی
  • Russian Русский
  • Spanish Español
  • Tajik Тоҷик
  • Taleshi Tolışə
  • Turkish Türkçe
  • Turkmen Türkmen
  • Uzbek узбек
  • Dunia
  • Asia Barat
  • Iran
  • Agama
  • Parspedia
  • Disinformasi

jerman

  • Permintaan Jerman untuk menekan Amerika, dan Ekspor Iran Meningkat Sebesar 18 Persen

    Permintaan Jerman untuk menekan Amerika, dan Ekspor Iran Meningkat Sebesar 18 Persen

    Feb 22, 2025 12:30

    Menteri Luar Negeri Jerman menyerukan tekanan pada pemerintah AS terkait perundingan damai Ukraina.

  • Iran Luncurkan Rudal Canggih Qaem-118 dalam Manuver IRGC, Jerman akan Mengirim 6.000 Pesawat Nirawak ke Ukraina

    Iran Luncurkan Rudal Canggih Qaem-118 dalam Manuver IRGC, Jerman akan Mengirim 6.000 Pesawat Nirawak ke Ukraina

    Feb 22, 2025 07:16

    Rudal pertahanan udara Qaem-118 diluncurkan selama fase kedua latihan Nabi Agung 19 yang dilakukan oleh Pasukan Darat Korps Garda Revolusi Islam.

  •  Konferensi Munich Berubah Menjadi Ajang bagi sekutu Amerika untuk mengambil sikap menentang negara tersebut

    Konferensi Munich Berubah Menjadi Ajang bagi sekutu Amerika untuk mengambil sikap menentang negara tersebut

    Feb 18, 2025 12:30

    Parstoday- Perundingan Putin dan Trump, serta penetapan tarif bagi barang impor ke Amerika, dua isu utama yang memicu tantangan antara AS dan sekutunya.

  • Media Amerika kepada Jerman: Tunggulah Publik Internasional Bereaksi!

    Media Amerika kepada Jerman: Tunggulah Publik Internasional Bereaksi!

    Feb 17, 2025 09:45

    Menurut majalah Foreign Policy, jika Jerman tidak mengakhiri dukungannya terhadap kejahatan rezim Israel, Jerman akan segera diakui sebagai kaki tangan kejahatan tersebut di pengadilan internasional.

  • Demi Mendukung Israel, Pidato Pelapor Khusus PBB di Jerman Dibatalkan

    Demi Mendukung Israel, Pidato Pelapor Khusus PBB di Jerman Dibatalkan

    Feb 13, 2025 11:13

    Sebuah universitas di Jerman membatalkan pidato pelapor khusus PBB dalam upaya untuk meredam protes terhadap kejahatan rezim Zionis terhadap warga Palestina.

  • Survei Terbaru: Warga Jerman Semakin Pesimis terhadap Negara Sendiri

    Survei Terbaru: Warga Jerman Semakin Pesimis terhadap Negara Sendiri

    Jan 21, 2025 14:57

    Hasil jajak pendapat terbaru menunjukkan bahwa warga Jerman berada pada tingkat pesimis yang belum pernah terjadi sebelumnya tentang situasi di negara mereka dan memiliki banyak kekhawatiran, termasuk tentang kemiskinan dan meningkatnya inflasi.

  • Berita Dunia Terkini: Warga Jerman Menentang Trump, Yaman Bersuka Cita Sambut Gencatan Senjata Gaza, dan Media Eropa Tercengang Lihat Rudal Baru Iran

    Berita Dunia Terkini: Warga Jerman Menentang Trump, Yaman Bersuka Cita Sambut Gencatan Senjata Gaza, dan Media Eropa Tercengang Lihat Rudal Baru Iran

    Jan 20, 2025 09:36

    Kementerian Luar Negeri Nigeria mengumumkan negaranya akan memajukan kemitraan strategis sejalan dengan tujuan pembangunan dan memperkuat kerja sama dengan negara-negara anggota BRICS.

  • Kanselir Jerman Kritik Keras Intervensi Elon Musk

    Kanselir Jerman Kritik Keras Intervensi Elon Musk

    Jan 19, 2025 08:07

    Kanselir Jerman menilai intervensi Elon Musk, miliarder Amerika dan penasihat presiden terpilih AS, dalam urusan internal negara-negara Eropa tidak dapat diterima, dan menganggapnya berbahaya bagi Eropa.

  • Wakil Kanselir Jerman: Trump Mencoba Memecah Belah Eropa

    Wakil Kanselir Jerman: Trump Mencoba Memecah Belah Eropa

    Jan 10, 2025 08:04

    Pars Today - Wakil Kanselir Jerman menuduh presiden terpilih AS mencoba memecah belah Eropa.

  • Maraknya Kejahatan Rasis di Jerman

    Maraknya Kejahatan Rasis di Jerman

    Jan 07, 2025 09:17

    Parstoday - Jerman mencatat lebih dari 33.000 kejahatan rasis pada tahun 2024, yang merupakan rekor yang belum pernah terjadi sebelumnya sejak awal penghitungan kejahatan tersebut pada tahun 2001.

Tampilkan Lainnya
Headline
  • Pernyataan Resmi Dewan Tinggi Keamanan Nasional Iran

    Pernyataan Resmi Dewan Tinggi Keamanan Nasional Iran

    10 hours ago
  • Baghaei: Eropa Hentikan Penggunaan Instrumental "Hukum Internasional"

  • Analis Spanyol: AS Paling Rugi dalam Perang Ekonomi Melawan Iran

  • Ansarullah: Jika Kami Menutup Bab al-Mandab, Bahkan Manusia dan Jin pun Tidak Dapat Membukanya

  • Trump Akui Zionis Dibenci, Namun Tetap Mendukung

Pilihan Editor
  • Dampak Perang Iran terhadap Ekonomi Asia; Pariwisata Jepang Terpukul

    Dampak Perang Iran terhadap Ekonomi Asia; Pariwisata Jepang Terpukul

    10 hours ago
  • Harga Bahan Bakar Kapal Melonjak Dua Kali Lipat, AS Terancam Inflasi Baru

    Harga Bahan Bakar Kapal Melonjak Dua Kali Lipat, AS Terancam Inflasi Baru

    11 hours ago
  • Atlantic Council: Selat Hormuz, Penentu Nasib Perang terhadap Iran

    Atlantic Council: Selat Hormuz, Penentu Nasib Perang terhadap Iran

    11 hours ago
Terpopuler
  • Dampak Perang Iran terhadap Ekonomi Asia; Pariwisata Jepang Terpukul

  • Pernyataan Resmi Dewan Tinggi Keamanan Nasional Iran

  • Harga Bahan Bakar Kapal Melonjak Dua Kali Lipat, AS Terancam Inflasi Baru

  • Atlantic Council: Selat Hormuz, Penentu Nasib Perang terhadap Iran

  • Albanese: Tentara Israel Paling Dekaden di Dunia

  • Baghaei: Eropa Hentikan Penggunaan Instrumental "Hukum Internasional"

  • Walikota Tel Aviv Beberkan Kerugian Akibat Serangan Iran

  • Ribuan Warga Kroasia Demo Tolak Upah dan Pensiun Rendah

  • Dua Tentara Zionis Tewas di Lebanon Selatan

  • Analis Spanyol: AS Paling Rugi dalam Perang Ekonomi Melawan Iran

Pars Today

© 2026 PARS TODAY. All Rights Reserved.

Berita
    Dunia
    Asia Barat
    Iran
    Agama
    Parspedia
    Disinformasi
Pars Today
    Tentang kami
    Kontak kami
    Rss