-
Pendapat Rabbi Yahudi tentang Anti-Semit
Mar 17, 2024 14:51Rabbi Yahudi Yisroel Dovid Weiss dalam wawancaranya ditanya tentang apa itu anti-Semit.
-
Mengapa Netanyahu Khawatir akan Dilengserkan Anggota Partai Likud?
Jan 11, 2024 11:37Perdana Menteri Zionis Israel Benjamin Netanyahu khawatir pada meningkatnya kekecewaan di kalangan anggota Partai Likud yang akan mengarah pada tindakan bersama dengan partai-partai oposisi untuk menggulingkannya.
-
Pemimpin Opososi Korsel Ditikam
Jan 02, 2024 16:04Pemimpin oposisi Partai Demokrat Korea Selatan (Korsel) Lee Jae-myung ditikam di leher saat berkunjung ke kota pelabuhan selatan Busan.
-
Kasus Armita Geravand dan propaganda baru Barat yang Anti-Iran
Okt 07, 2023 15:14Pada tanggal 1 Oktober, seorang gadis berusia 16 tahun dari Tehran pingsan di stasiun metro.
-
Georgia Tolak Pembangunan Pangkalan Militer AS
Sep 14, 2023 11:20Kementerian Pertahanan Georgia membantah kebenaran informasi yang dipublikasikan oleh saluran TV oposisi tentang usulan Washington untuk mendirikan pangkalan udara militer Amerika di Georgia.
-
Roma Menolak Meratifikasi Perjanjian Reformasi ESM
Jul 08, 2023 13:10Waktu terus berjalan, dan Uni Eropa tampaknya tidak mau lagi menunggu pemerintah Italia meratifikasi reformasi Mekanisme Stabilitas Eropa atau ESM.
-
Pemilu Presiden Turki Putaran Kedua (1)
May 28, 2023 18:44Hari ini, Minggu, 28 Mei 2023, Turki menggelar pemilu presiden (pilpres) putaran kedua.
-
Dinamika Asia Tenggara, 20 Mei 2023
May 20, 2023 12:01Perkembangan di negara-negara Asia Tenggara pekan lalu diwarnai sejumlah isu penting di antaranya; Partai Oposisi Thailand Bertemu Bahas Koalisi.
-
Kılıcdaroglu Bersumpah Memenangkan Pemilu Putaran Kedua
May 15, 2023 14:24Mencermati hasil terbaru pemilihan umum di Turki dengan 99,78% jumlah suara yang telah dihitung, Erdogan berada di urutan pertama dengan 49,25% suara menurut kantor berita swasta ANKA, sementara pemimpin oposisi Kemal Kilicdaroglu meraup 45,05% suara.
-
Pemungutan Suara Turki Mengarah ke Putaran Kedua
May 15, 2023 12:58Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan pada hari Senin (15/05/2023) bahwa dia siap untuk memasuki putaran kedua melawan saingan sekulernya jika hasil akhir dari pemilihan umum negara itu tidak menunjukkan pemenang yang jelas.