-
Putin Peringatkan Pengiriman Senjata Inggris yang Mengandung Uranium ke Ukraina
Mar 22, 2023 10:17Presiden Rusia Vladimir Putin mengutuk rencana Inggris untuk mengirim amunisi tank ke Ukraina, yang mengandung uranium yang diperlemah, dan mengatakan, "Moskow akan menanggapinya."
-
Gedung Putih: Kami Menolak Gencatan Senjata di Ukraina
Mar 20, 2023 12:51Juru bicara Dewan Keamanan Nasional Amerika Serikat mengatakan, Washington menilai segala bentuk upaya damai terkait perang di Ukraina pada kondisi saat ini tidak bisa diterima.
-
Xi Jinping: Prakarsa Damai Cina di Ukraina Cermin Pandangan Global
Mar 20, 2023 10:48Menjelang perjalanannya ke Rusia, Presiden Cina, Xi Jinping mengatakan, "Prakarsa yang diusulkan Beijing untuk menyelesaikan krisis Ukraina mencerminkan pandangan global,".
-
Putin: Kami Belum Gunakan Rudal Hipersonik !
Mar 20, 2023 08:56Presiden Rusia mengatakan bahwa tentara negaranya belum menggunakan berbagai jenis senjata canggih seperti rudal hipersonik dalam perang di Ukraina.
-
Ulama Irak Minta Tentara Ukraina yang Bakar Al Quran Ditindak Tegas
Mar 19, 2023 16:13Ulama Irak menuntut tindakan tegas, dan nyata atas aksi sejumlah tentara Ukraina, yang menghina kitab suci umat Islam.
-
Sejumlah Tentara Ukraina Robek dan Bakar Al Quran
Mar 19, 2023 15:18Dalam sebuah video yang diunggah di media-media sosial, terlihat beberapa tentara Ukraina, merobek, dan membakar Al Quran.
-
Rusia Siap Kaji Proposal Damai Barat
Mar 19, 2023 11:47Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Maria Zakharova mengatakan Moskow akan mengkaji tawaran serius Barat untuk mengakhiri perang di Ukraina.
-
Pasukan Rusia Kuasai Sebagian Besar Kota Bakhmut
Mar 19, 2023 09:01Pasukan Rusia menguasai sekitar 70 kota Bakhmut di provinsi Donetsk.
-
Amerika Tinjauan dari Dalam, 18 Maret 2023
Mar 18, 2023 13:48Perkembangan di dalam negeri Amerika Serikat (AS) selama sepekan lalu diwarnai sejumlah isu penting, di antaranya adalah meningkatnya inflasi di AS.
-
Peskov: Surat Perintah Penangkapan Putin dari ICC Tidak Berarti
Mar 18, 2023 10:38Juru Bicara Kremlin Dmitry Peskov menyebut putusan Mahkamah Pidana Internasional (ICC) untuk menangkap Presiden Rusia Vladimir Putin sebagai kejam, tidak berharga, tidak realistis dan tidak valid.