Hizbullah Kecam Keras Sanksi AS terhadap Legislator Lebanon
-
Bendera Hizbullah dan bendera nasional Lebanon.
Gerakan Hizbullah mengecam keras sanksi Amerika Serikat terhadap Mayor Jenderal (Purn) Jamil al-Sayyed, anggota parlemen Lebanon.
"Sanksi ini merupakan sebuah keputusan yang menindas dan mencurigakan. Ini secara politis menargetkan pribadi anggota parlemen Lebanon," kata Hizbullah dalam sebuah pernyataan, Sabtu (30/10/2021).
"Keputusan AS menargetkan posisi nasional al-Sayyed serta sikapnya yang transparan dan tegas mengenai isu-isu nasional, terutama perang melawan musuh Israel dan pembelaannya terhadap kedaulatan dan martabat Lebanon," tambahnya seperti dikutip IRNA dari media Lebanon, al-Ahed.
Hizbullah menegaskan kami mengecam keras serangan baru AS dan menganggapnya sebagai sebuah tindakan yang putus asa.
Hizbullah memuji al-Sayyed karena hadir di garis depan pertempuran melawan hegemoni dan bersama dengan para pejuang, membela kehormatan bangsa dalam menghadapi penghinaan dan arogansi yang dilakukan oleh Setan Besar setiap hari.
Departemen Keuangan AS menjatuhkan sanksi terhadap dua pengusaha nasional Lebanon dan anggota parlemen Jamil al-Sayyed atas tuduhan mendapat manfaat dari korupsi dan menyalahgunakan jabatan. (RM)