Palestina Perangi Rezim Zionis dengan Intifada Baru
Organisasi Pendukung Tahanan Perang Palestina menyatakan bahwa para tahanan Palestina terus melanjutkan perlawanan terhadap rezim Zionis dengan bentuk-bentuk intifada baru.
Dewan Tinggu Tahanan Jihad Islam di penjara rezim Zionis menyerukan dimulainya perlawanan terhadap sipir penjara, sebagai reaksi intensifikasi tindakan represif rezim Zionis, dan menekankan bahwa tindakan ini sejalan dengan mengumumkan Intifada baru.
Komite Urusan Tahanan Palestina pada hari Senin melaporkan bahwa seorang tawanan perang Palestina melakukan operasi serangan senjata tajam terhadap seorang seorang penjara Zionis di penjara Nafha.
Menurut Al-Mayadeen, Hassan Abd Rabbo, penasihat Komite Urusan Tawanan Perang Palestina, mengatakan bahwa Palestina harus mendukung intifada untuk mencapai persatuan dengan menyatukan barisan mereka.
Tamer al-Zaanin, Juru Bicara Front Al-Mujahidin Palestina, mengatakan, jika administrasi penjara Israel tidak mengurangi serangan dan pelanggaran terhadap tahanan dua minggu lalu, maka ketegangan akan meningkat dalam beberapa jam dan hari mendatang.
Al-Zaanin menekankan bahwa pertempuran di penjara terus berlanjut, danpara tahanan tidak akan kehilangan hak dan prestasi yang dicapai melalui perjuangan Gerakan Tahanan Palestina.
Jumlah tahanan Palestina di penjara Zionis saat ini sekitar 4.650, termasuk 160 anak-anak dan 34 wanita. dari jumlah tersebut, 600 tahanan dalam kondisi sakit, dan empat di antaranya menderita kanker.(PH)