Hizbullah: AS Tinggalkan Ukraina Sendirian, Begitu Juga Sekutunya di Lebanon
Feb 26, 2022 10:02 Asia/Jakarta
-
Sayid Hashem Safieddine, Hizbullah
Ketua Dewan Eksekutif Hizbullah Lebanon mengatakan, keputusan sebagian pihak untuk bertumpu pada dukungan Amerika Serikat adalah sebuah kesalahan, dan masalah Ukraina kembali membuktikan hal ini.
Sayid Hashem Safieddine, Jumat (25/2/2022) seperti dikutip situs Al Ahed News menuturkan, perkembangan terbaru konflik Rusia dan Ukraina adalah bukti lain bahwa AS selalu meninggalkan sekutunya sendirian.
Ia menambahkan, terbebasnya Lebanon dan kawasan Asia Barat dari seluruh bencana, hanya akan bisa terwujud jika kebebasan hakiki dari hegemoni AS diperoleh.
Menurut Sayid Hashem Safieddine, AS ketika sadar kepentingannya terancam, maka ia akan berpaling, dan melindungi kepentingannya sendiri, bahkan akan meninggalkan mereka yang sudah dijanjikan akan didukung dan bekerja sama.
"Setelah memprovokasi Ukraina, AS dan barat sekarang meninggalkan Ukraina sendirian. Presiden AS Joe Biden setelah melihat bahwa situasi serius, mengumumkan tidak akan terlibat dalam perang," imbuhnya.
Sayid Safieddine menegaskan, "Ini realitas sebenarnya AS, sebagaimana kita saksikan di Lebanon. AS beberapa kali meninggalkan sendirian orang-orang yang sudah diberi janji atau ditipunya. Mereka diseret ke neraka fitnah di Lebanon, kemudian ditinggalkan." (HS)
Tags