Mantan Pejabat Intelijen Israel: Waspada, Pembalasan Iran Serius !
Jun 01, 2022 13:35 Asia/Jakarta
-
Mantan Kepala Dinas Intelijen Militer Rezim Zionis, Amos Yadlin
Mantan Kepala Dinas Intelijen Militer Rezim Zionis Israel mengakui keterlibatan Tel Aviv dalam teror Syahid Sayyad Khodai, dan memperingatkan dampak serius kejahatan ini, serta bahaya pembalasan Iran.
Amos Yadlin, Rabu (1/6/2022) dalam wawancara dengan Kanal 12 TV Israel mengatakan, "Ancaman-ancaman ini harus diperhatikan, dan kita harus ingat orang-orang Iran akan menuntut balas dengan menyerang para pejabat berpengaruh dan memiliki posisi tinggi, yaitu para diplomat dan pejabat militer senior, atau perwira intelijen senior."
Ia menambahkan, "Perang Iran dan Israel sedang terjadi, bukan pada level perang total tapi mencakup seluruh dimensi yang berada dalam kerangka dan gerbang sebuah perang, mulai dari laut dan darat, hingga serangan udara, intelijen dan siber."
Menurut Amos Yadlin, Iran terus menyerang, dan melancarkan ribuan kali serangan ke perusahaan-perusahaan Israel. Benar bahwa serangan ini tidak terlalu efektif, tapi mereka selalu melakukannya, oleh karena itu mereka mengenal dengan baik para pakar siber Israel, dan berusaha mengancamnya.
Mantan pejabat intelijen Israel menjelaskan, "Kami percaya orang-orang Iran menyerang orang-orang kita, kemudian kita menyerang perwira senior IRGC yang kerjanya menyerang orang-orang Israel dan Amerika Serikat, dan sekarang kita menunggu balasan mereka."
"Orang-orang Iran sangat berpengalaman, mereka ingin menyerang Israel lewat pasukan proksinya, kelompok perlawanan Palestina dukungannya, Hizbullah, Jihad Islam, dan yang lainnya, dari utara hingga selatan, Iran bahkan punya pengaruh di antara orang-orang Palestina di Wilayah pendudukan tahun 1948," pungkasnya. (HS)
Tags