Setelah Tujuh Tahun, UEA Tempatkan Dubesnya di Tehran
Kementerian Luar Negeri Uni Emirat Arab mengumumkan kembalinya duta besar negara itu ke Tehran dalam beberapa hari mendatang.
Kementerian Luar Negeri Uni Emirat Arab (UEA) hari Minggu (21/8/2022) mengatakan, berdasarkan kesepakatan sebelumnya antara Abu Dhabi dan Tehran, Saif Mohammed Al-Zaabi akan kembali ke Iran sebagai duta besar UEA.
"Dalam rangka mempererat hubungan dengan Republik Islam Iran dan sejalan dengan promosi misi diplomatik kedua negara ke level duta besar, Sheikh Abdullah bin Zayed Al Nahyan, Menteri Luar Negeri UEA, dan Hossein Amir Abdollahian, Menteri Luar Negeri Republik Islam Iran melakukan percakapan telepon mengenai penempatan kembali Saif Mohammed Al-Zaabi, Duta Besar Uni Emirat Arab akan kembali bertugas di ibu kota Republik Islam Iran dalam beberapa hari mendatang," kata pernyataan kemenlu UEA kemarin.
"Al-Zaaabi akan ditempatkan dalam beberapa hari mendatang untuk melakukan tugas diplomatiknya di Kedutaan Besar UEA di Republik Islam Iran guna membantu mempromosikan hubungan bilateral dengan koordinasi dan kerja sama otoritas UEA dan Republik Islam Iran," tegasnya.
Setelah kematian Khalifa bin Zayed Al Nahyan, Presiden Uni Emirat Arab pada Mei 2022, Khalifa Mohammed bin Zayed, putra mahkota negara ini diperkenalkan sebagai penguasa baru.
Saeed Khatibzadeh, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran menyampaikan harapan bahwa kepemimpinan Mohammad Bin Zayed akan membawa kemakmuran dan kehidupan yang lebih baik untuk masa depan UEA dan membawa stabilitas, perdamaian, dan persahabatan ke negara-negara di kawasan.(PH)