Rezim Zionis Tutup Haram Nabi Ibrahim di Al Khalil
Para pejabat rezim Zionis mengumumkan penutupan Haram Nabi Ibrahim di kota Al Khalil, yang terletak di Tepi Barat yang dimulai hari ini.
Haram Ibrahimi berada di kota tua Al Khalil, yang terletak di selatan Tepi Barat Sungai Yordan, yang saat ini berada di bawah kendali rezim Zionis. Lebih dari 400 pemukim Zionis tinggal di kota ini, dan hampir 1.600 tentara Israel melindungi mereka.
Kantor berita Wafa Palestina hari Rabu (24/8/2022) melaporkan, otoritas rezim Zionis telah memutuskan untuk menutup Haram Ibrahimi di Al Khalil untuk jamaah Palestina mulai hari ini dengan dalih menyiapkan perayaan Hari raya 1 September.
Nidal Al-Jabari, Kepala Urusan Wakaf AL Khalil mengutuk tindakan Zionis ini, dengan mengatakan, "Para pejabat rezim ini sering mencegah azan berkumandang dari tempat ini dan berkali-kali mereka secara fisik menggeledah para jamaah Palestina sebelum memasuki haram Ibrahim,".
Gerakan Perlawanan Islam Palestina Hamas juga mengecam keputusan otoritas Zionis untuk menutup Haram Ibrahimi dan memandangnya sebagai pelanggaran yang jelas terhadap kebebasan rakyat Palestina untuk melakukan ritual ibadah di tempat yang dihormati umat Islam itu.(PH)