Operasi Perlawanan Baru Palestina di Jenin Tewaskan Perwira Zionis
Aksi perlawanan Palestina terhadap rezim Zionis di kota Jenin menewaskan seorang perwira Israel, dan menggugurkan dua pemuda Palestina.
Untuk mencapai tujuan eskpansionisnya, rezim Zionis setiap hari menyerang berbagai wilayah Palestina dan menangkap, melukai, bahkan membunuh warga Palestina dengan klaim palsu. Pasukan perlawanan menanggapi kejahatan rezim Zionis dengan melancarkan aksi balasan.
Media rezim Zionis, Wala mengutip sumber Israel mengkonfirmasi kematian seorang perwira rezim agresor ini dalam operasi anti-Zionis hari Rabu (14/9/2022) oleh pasukan Palestina di Al-Jalma yang terletak di utara Jenin.
Beberapa sumber juga melaporkan bahwa enam tentara Zionis juga terluka dalam bentrokan tersebut.
Menanggapi operasi ini, militer rezim Zionis menutup perlintasan Al-Jalma hingga hari Jumat, dan aparat keamanan Israel dalam kondisi bersiaga penuh.
Pada saat yang sama, sumber-sumber Palestina juga melaporkan kesyahidan para pelaku operasi anti-Zionis ini dalam baku tembak dengan tentara Israel.
Sumber-sumber Palestina mengumumkan identitas kedua orang Palestina ini bernama Ahmed Ayman, dan Abdul Rahman Hani Abid.
Brigade Syuhada Al-Aqsa, sayap militer gerakan Fatah secara resmi bertanggung jawab atas operasi anti-Zionis ini dengan menerbitkan sebuah pernyataan.
Menanggapi kejahatan yang dilakukan oleh rezim Zionis, pejuang Palestina juga menembaki pos pemeriksaan Sara di kota Nablus pagi ini.
Kelompok perlawanan Palestina sebelumnya telah bereaksi terhadap kejahatan rezim Zionis baru-baru ini di Tepi Barat dan menyatakan bahwa perlawanan bersenjata adalah satu-satunya opsi yang akan menghentikan berlanjutnya kejahatan rezim Zionis terhadap warga Palestina di wilayah pendudukan.(PH)