Assad: AS Berusaha Gulingkan Negara-negara Independen
Presiden Suriah mengatakan, Amerika Serikat selalu berusaha menumbangkan negara-negara independen untuk melindungi kepentingannya.
"AS selalu berupaya menggulingkan pemerintah-pemerintah independen yang dipilih mayoritas (rakyat) untuk menjaga kepentingnya dan negara itu tidak akan pernah berhenti untuk mencapai tujuan-tujuannya itu," kata Bashar al-Assad dalam wawancara dengan kantor berita Prensa Latina, Kuba seperti dilansir IRNA.
Assad juga menyinggung faktor-faktor umum antara Suriah dan Amerika Latin. Ia menilai Kuba sebagai korban terbesar kebijakan AS di Amerika Latin, dan Suriah juga menjadi korban berikutnya.
"Suriah sedang membayar independensinya, sebab, Damaskus tidak pernah mengambil tindakan anti-AS, Perancis atau Inggris," ujarnya.
Assad menjelaskan, Suriah selalu berusaha untuk menjalin hubungan baik dengan Barat, namun masalahnya adalah Barat tidak pernah menerima negara independen dan hal seperti ini juga dihadapi oleh Kuba.
Presiden Suriah lebih lanjut menyinggung peran Fidel Castro, Pemimpin Kuba dan menyebut Kuba sebagai simbol gerakan kemerdekaan Amerika Latin dan juga sebuah simbol ideologi revolusioner di benua ini.
"Negara-negara Amerika Latin memahami bahwa perang di Suriah berkisar tentang poros kemerdekaan dan independensi," kata Assad.
Ia lebih lanjut menyerukan pemulihan dan peningkatan hubungan budaya dan ekonomi antara Suriah dan Kuba. (RA)