Israel Beri Ultimatum Ancam Bombardir Rumah Sakit Al-Awda
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i155236-israel_beri_ultimatum_ancam_bombardir_rumah_sakit_al_awda
Rezim Zionis Israel seraya melanggar hukum internasional dan menentukan ultimatum hingga pukul 6 waktu setempat guna mengosongkan Rumah Sakit Al Awda di Gaza, mengancam akan membombardir rumah sakit yang penuh dengan pasian korban perang ini.
(last modified 2026-04-05T11:58:22+00:00 )
Okt 14, 2023 12:08 Asia/Jakarta
  • Rumah sakit Alawda Gaza
    Rumah sakit Alawda Gaza

Rezim Zionis Israel seraya melanggar hukum internasional dan menentukan ultimatum hingga pukul 6 waktu setempat guna mengosongkan Rumah Sakit Al Awda di Gaza, mengancam akan membombardir rumah sakit yang penuh dengan pasian korban perang ini.

Pejuang muqawama Palestina sejak Sabtu (7/10/2023) lalu melancarkan operasi total Badai Al Aqsa dari Gaza, selatan Palestina terhadap berbagai posisi Zionis di bumi pendudukan.

Menurut laporan Kantor Berita Palestina WAFA, Israel dengan melanggar hukum internasional secara terang-terangan mengeluarkan ancaman dan ultimatum hingga pukul 6 waktu setempat untuk mengosongkan Rumah Sakit Al Awda, serta mengancam akan menyerang rumah sakit yang penuh dengan korban perang ini.

Media-media Israel mengumumkan, Israel memutuskan akan membombardir Rumah Sakit Al Awda di Jabaliya setelah berakhirnya ultimatum tersebut.

Dokter Lintas Batas (MSF) mengumumkan, penjajah Zionis memberi waktu dua jam untuk mengosongkan rumah sakit Al Awda.

Organisasi ini seraya mengecam pembantian warga sipil di Gaza menyatakan akan berusaha keras untuk melindungi nyawa staf medis dan pasien.

Sementara itu, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyerukan penarikan rezim Zionis dan menyatakan bahwa evakuasi rumah sakit membahayakan nyawa pasien.

Jet-jet tempur Zionis Jumat (13/10/2023) malam membombardir Rumah Sakit anak Syahid Mohammad al-Durrah di timur Jalur Gaza dengan bom fosfor.

Kementerian Kesehatan Palestina dalam laporan terbarunya menyatakan, jumlah syuhada akibat serangan Israel mencapai 1.900 orang dan 614 di antaranya adalah anak-anak dan 370 lainnya wanita.

Masih menurut sumber ini, 7.696 orang sampai kini mengalami luka-luka akibat serangan Israel. Kementerian Kesehatan Palestina mengumumkan bahwa sejak dimulainya serangan hingga kini sebanyak 15 staf medis gugur dan 23 mobil ambulans menjadi target. (MF)