Holocaust Sejati dengan Mesin Pembantai Israel terhadap Gaza
-
Korban Keganasan Israel serang RS Al Ahli Gaza
Rezim Zionis Israel kemarin malam dalam sebuah kejahatan yang belum pernah terjadi, menyerang Rumah Sakit Al Ahli di Jalur Gaza dengan bom satu ton, yang menggugurkan 1.100 orang dan ratusan lainnya cidera. Mayoritas syuhada dan korban terluka adalah anak-anak dan perempuan.
Kejahatan yang dilakukan Israel ini adalah sebuah holokaus sejati. Bukti genosida dan pemusnahan etnis. Koran Wall Street Journal Amerika melaporkan bahwa bom yang dipakai menyerang rumah sakit Al Ahli Baptis di Gaza adalah bom buatan Amerika (MK-84) yang memiliki bobot sekitar satu ton dan daya hancur yang hebat. Penggunaan bom berat buatan Amerika ini membuat korban rumah sakit Al Ahli empat kali lipat dari kejahatan Deir Yassin tahun 1948.
Ada sejumlah poin analisa penting terkait kejahatan Zionis dalam membombardir rumah sakit Al Ahli Baptis:
- Israel ketika membombardir RS Al Ahli Baptis mengetahui bahwa bahwa pasien dan korban terluka tengah dirawat di rumah sakit ini. Israel secara sengaja dan sadar menarget rumah sakit ini dengan harapan dapat mengkompensasi kekalahan besarnya dalam operasi Badai Al Aqsa yang dilancarkan Hamas, tapi kejahatan ini telah membuktikan citra tak manusiawi dan teroris Israel di benak oponi publik di dunia. Kejahatan di RS Al Ahli Babtis sebuah kekalahan teknik pencitraan tertindas Israel, dan kembali membuktikan bahwa Israel adalah rezim paling bengis dan biadab di dunia.
- Gambar jenazah tercabik-cabik dari korban kejahatan ini, khususnya anak-anak menunjukkan bahwa pada dasarnya hak asasi manusia tidak ada artinya bagi Barat. Kejahatan ini dilakukan bersamaan dengan kehadiran Kanselir Jerman di Tel Aviv dan kunjungan Joe Biden ke bumi Palestina pendudukan. Dengan kata lain, kejahatan Zionis dilakukan dengan dukungan Barat.
- Menurut perspektif Barat, perang juga seperti teroris, ada yang baik dan buruk. Perang Rusia terhadap Rusia menurut Barat buruk, tapi perang Israel terhadap Gaza adalah baik. Ini adalah logika kekuatan dan HAM Barat. Kemarin, Amerika Serikat, Inggris dan Prancis bahkan menveto usulan resolusi di Dewan Keamanan untuk menghentikan perang dan tidak mengutuk Israel.
- Negara-negara Islam akan menjadi pecundang besar dalam perang dan kejahatan ini, jika mereka tidak menunjukkan respon serius dan tegas terhadap kejahatan di RS Al Ahli Gaza. Bangsa-bangsa Islam marah, dan mereka menggelar demonstrasi spontan mendukung Palestina di mayoritas negara-negara Islam, dan demo ini masih terus digelar. Rakyat Lebanon seraya menyadari peran Amerika dalam kejahatan ini, menggelar demonstrasi di depan Kedubes AS. Rakyat Yordania membakar kedutaan Zionis di Amman. Di Qatar, demonstrasi anti-Amerika dan anti-Israel diadakan di depan Kedutaan Besar Amerika sebagai bentuk kecaman atas pemboman RS Al Ahli Gaza, dan ini merupakan demonstrasi yang unik dengan caranya sendiri, karena sampai sekarang belum pernah terjadi demonstrasi malam hari dan spontan di depan Kedubes AS di Qatar. Ada juga demonstrasi besar di negara-negara Islam lainnya. Sekarang giliran negara-negara Islam. Pertemuan Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) hari ini di Jeddah merupakan kesempatan baik untuk menyikapi kejahatan rezim Zionis secara tegas.
Poin terakhir adalah kejahatan di RS Al Ahli Baptis membalik halaman perang di Gaza dan darah lebih dari 1000 syuhada, terutama anak-anak Palestina, diambil alih oleh Zionis. (MF)