Tentara Zionis Serbu Rumah Sakit Al-Shifa di Gaza
Kejahatan rezim Zionis terhadap Gaza dan rakyat Palestina yang tertindas terus berlanjut dengan cara yang paling buruk, dan yang terbaru melancarkan serbuan ke arah bagian dalam Rumah Sakit Shifa.
Juru bicara tentara rezim Zionis dalam wawancara ke CNN hari Selasa (14/11/2023) mengklaim kemungkinan besar sejumlah sandera akan ditemukan di rumah sakit Shifa. Padahal tidak ada pasukan militer Palestina yang hadir di rumah sakit tersebut.
Terkait hal tersebut, Kementerian Kesehatan Gaza mengumumkan puluhan tentara Zionis telah memasuki gedung gawat darurat kompleks rumah sakit Shifa dan tank-tank Israel berada di area kompleks medis itu.

Gerakan Jihad Islam Palestina menyatakan bahwa agresor tidak mampu mencapai tujuan militer mereka di Gaza, sehingga mereka menindas warga sipil dan pasien di Rumah Sakit al-Shifa, dan Amerika adalah sekutu dalam kejahatan yang dilakukan Zionis saat ini dengan menyerbu rumah sakit tersebut.
Direktur jenderal kantor media pemerintah Palestina di Gaza mengungkapkan,"Puluhan syuhada dan korban luka berada di halaman rumah sakit al-Shifa, dan kami tidak dapat mencapainya selama berhari-hari karena adanya penembak jitu Israel di daerah itu,".
Laporan tidak resmi juga menyebutkan sejumlah warga Gaza dibunuh oleh penembak jitu Zionis di kawasan rumah sakit Shifa.
Tank dan pasukan Israel telah memasuki rumah sakit Shifa dan semua pintu masuk dan keluar diblokir.
Pasukan perlawanan Hamas juga mengumumkan bahwa rezim Zionis dan pemerintahan Amerika Serikat bertanggung jawab atas serangan tentara Israel di rumah sakit Shifa.(PH)