Hizbullah Lebanon Hancurkan Peralatan Mata-Mata Rezim Zionis​
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i163264-hizbullah_lebanon_hancurkan_peralatan_mata_mata_rezim_zionis
Hizbullah Lebanon mengumumkan serangan terhadap peralatan mata-mata pusat militer rezim Zionis di utara wilayah pendudukan.
(last modified 2026-03-03T08:52:08+00:00 )
Mar 05, 2024 12:26 Asia/Jakarta
  • Hizbullah Lebanon Hancurkan Peralatan Mata-Mata Rezim Zionis​

Hizbullah Lebanon mengumumkan serangan terhadap peralatan mata-mata pusat militer rezim Zionis di utara wilayah pendudukan.

Hizbullah Lebanon mengeluarkan pernyataan serangan terhadap peralatan mata-mata rezim Zionis di pangkalan militer Roisat Al Alam, yang berada di utara wilayah pendudukan.

Pejuang Hizbullah Lebanon sebelumnya telah menargetkan tentara brigade Golani dan mencegah mereka memasuki wilayah Lebanon.

 

 

Seiring dimulainya operasi Badai Al-Aqsa oleh kelompok perlawanan Palestina, Hizbullah Lebanon telah melakukan operasi harian dan besar-besaran terhadap militer rezim Zionis.

Bersamaan dengan serangan Hizbullah Lebanon ini, Brigade Ezzeddin al-Qassam mengeluarkan pernyataan tentang keberhasilan operasi pasukan anti-Zionis dalam pertempuran darat di Gaza dan mengumumkan bahwa mujahidin Palestina berhasil menghancurkan 4 tank dan dua buldoser militer rezim Zionis di daerah Al-Amal, sebelah barat kota Khan Younis di selatan Jalur Gaza dengan roket anti-lapis baja Yasin 105.

Menurut pengumuman Brigade Ezzeddin al-Qassam, pejuang perlawanan juga menargetkan sejumlah tentara pendudukan Israel di sebelah barat Khan Yunis dengan roket TBG, yang menewaskan dan melukai sejumlah tentara Israel.​

 

 

Selain itu, penembak jitu dari Brigade Ezzeddine al-Qassam menargetkan dan membunuh dua tentara Israel di daerah Amal dari jarak dekat.

Sayap militer Front Rakyat untuk Pembebasan Palestina juga mengumumkan bahwa pejuang perlawanan membunuh sejumlah tentara pendudukan dalam konflik dengan tentara rezim Zionis di Jalur Gaza.

Pejuang Front Rakyat untuk Pembebasan Palestina juga menargetkan tempat berkumpulnya tentara rezim Zionis di daerah Al-Zaytoun Kota Gaza dengan mortir.

 

 

Para pejuang Saraya al-Quds menargetkan dua kendaraan militer Zionis dengan RPG dan meledakkan sebuah bangunan di daerah Absan al-Kabirah di kota Khan Younis yang menjadi tempat tentara rezim Israel bercokol, yang mengakibatkan sejumlah tentara Israel tewas dan terluka.

Meski 150 hari telah berlalu sejak perang melawan Gaza, tentara Zionis belum mampu mencapai prestasi apa pun di bidang militer dan terpaksa mundur di sebagian besar wilayah Gaza.

Menurut pengumuman Kementerian Kesehatan Palestina, jumlah korban serangan tentara Israel di Jalur Gaza sejak Oktober meningkat menjadi lebih dari 30.000 orang dan jumlah korban luka meningkat menjadi 72.000 orang.

Selain agresi yang terus-menerus, rezim Zionis telah membuat situasi menjadi lebih buruk dengan memblokir dan mencegah pengiriman bantuan kemanusiaan dan makanan ke jalur Gaza.(PH)