Jun 20, 2024 20:06 Asia/Jakarta
  • Sekjen Hizbullah, Sayid Hasan Nasrullah
    Sekjen Hizbullah, Sayid Hasan Nasrullah

Sekjen Gerakan Muqawama Islam Lebanon (Hizbullah), Sayid Hasan Nasrullah Rabu (19/6/2024) saat merespons ancaman Israel terhadap Lebanon, menjelaskan, "Jika musuh Zionis ingin memaksakan perang terhadap negara ini, maka mereka harus menunggu pasukan muqawama di darat, udara dan laut."

Sayid Hasan Nasrullah seraya menjelaskan bahwa muqawama Lebanon sampai saat ini bertempur hanya dengan sebagian senjatanya, mengingatkan, seluruh bumi Palestina pendudukan berada dalam terget rudal dan drone Hizbullah.

 

Seperti dilaporkan Pars Today, sekjen Hizbullah Lebanon lebih lanjut menyinggung kemajuan yang diraih kelompok muqawama ini termasuk di bidang pengembangan senjata dan juga senjata baru, dan mengatakan: Hizbullah memiliki senjata sangat canggih dan baru, yang jika diperlukan di medan tempur, akan dipamerkan.

 

Sayid Hasan Nasrullah dalam pidatonya juga seraya memperingatkan Siprus karena kerja samanya dengan Israel mengatakan:

 

Kami memperingatkan pemerintah Siprus bahwa jika lapangan terbang dan pangkalannya dibuka untuk Israel demi menyerang Lebanon, maka negara ini jelas terlibat dalam perang. Kami akan melanjutkan solidaritas, dukungan dan bantuan kami kepada Gaza, dan kami siap menghadapi setiap skenario, dan tidak ada yang akan menghalangi kami untuk menunaikan kewajiban ini.

 

Sekjen Hizbullah Lebanon di akhir pidtonya menyinggung kekalahan AS dan Inggris dalam mencegah operasi pejuang muqawama Yaman terhadap kapal-kapal yang menuju bumi Palestina pendudukan, dan mengatakan:

 

Amerika dan Inggris tidak mampu melindungi kapal-kapal Israel, dan ini sebuah kekalahan besar bagi kedua armada maritim penting di dunia ini.

 

Tags