Rakyat Yaman Demonstrasi Mendukung Gaza dan Mengutuk Penodaan terhadap Al-Quran
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i182582-rakyat_yaman_demonstrasi_mendukung_gaza_dan_mengutuk_penodaan_terhadap_al_quran
Ratusan ribu warga Yaman menggelar aksi demonstrasi massal bertajuk “Mobilisasi dan Kesiapsiagaan dalam Membela Al-Qur’an dan Palestina” dengan membawa mushaf Al-Qur’an dan mengumandangkan slogan-slogan protes, sebagai bentuk dukungan terhadap Al-Qur’an dan rakyat Palestina yang tertindas.
(last modified 2025-12-20T03:54:31+00:00 )
Des 20, 2025 10:49 Asia/Jakarta
  • Rakyat Yaman Demonstrasi Mendukung Gaza dan Mengutuk Penodaan terhadap Al-Quran

Ratusan ribu warga Yaman menggelar aksi demonstrasi massal bertajuk “Mobilisasi dan Kesiapsiagaan dalam Membela Al-Qur’an dan Palestina” dengan membawa mushaf Al-Qur’an dan mengumandangkan slogan-slogan protes, sebagai bentuk dukungan terhadap Al-Qur’an dan rakyat Palestina yang tertindas.

Tehran, Parstoday- Para peserta aksi pada hari Jumat menegaskan bahwa segala bentuk penghinaan terhadap Al-Qur’an merupakan penghinaan terhadap seluruh umat Islam. Mereka menyatakan bahwa bangsa Yaman siap hadir di seluruh medan perlawanan dan konfrontasi melawan musuh.

Para demonstran menekankan bahwa komitmen rakyat Yaman terhadap Al-Qur’an merupakan prinsip keimanan yang kokoh dan tidak akan goyah oleh tekanan maupun serangan apa pun.

Mereka juga menegaskan kesiapsiagaan penuh rakyat Yaman untuk menghadapi musuh serta memberikan dukungan kepada rakyat Palestina yang tertindas. Warga Yaman di Sana’a dan kota-kota lain turun ke jalan dalam jumlah besar untuk mengecam penodaan terhadap Al-Qur’an.

Dalam pernyataan penutup aksi, para demonstran menegaskan bahwa penghinaan berulang terhadap Al-Qur’an bukanlah peristiwa terpisah, melainkan bagian dari perang komprehensif yang dipimpin oleh Amerika Serikat, rezim Zionis Israel, dan Inggris, dengan dukungan internasional serta disertai sikap diam yang memalukan dari sejumlah negara Arab, yang menargetkan identitas, iman, dan tempat-tempat suci umat Islam.

Pernyataan tersebut menambahkan bahwa kehadiran massif rakyat Yaman dalam aksi jutaan orang ini mencerminkan penolakan tegas terhadap segala bentuk penghinaan terhadap Al-Qur’an, sekaligus penegasan kembali atas keimanan yang kuat dalam mendukung rakyat Palestina serta deklarasi kesiapsiagaan penuh untuk menghadapi setiap ancaman yang menargetkan Yaman dan kawasan.

Aksi ini juga menyerukan boikot terhadap produk-produk Amerika Serikat dan Israel sebagai langkah moral dan keagamaan dalam merespons meningkatnya penghinaan terhadap kesucian umat Islam oleh kedua negara tersebut.

Para peserta kembali memperbarui ikrar untuk tetap berdiri melawan kezaliman dan agresi rezim Zionis, serta menegaskan bahwa Yaman akan senantiasa berada di sisi Al-Qur’an dan rakyat Palestina yang tertindas.

Beberapa hari sebelumnya, seorang kandidat pemilu Kongres Amerika Serikat, dalam upaya menarik perhatian kelompok sayap kanan ekstrem, telah melakukan penghinaan terhadap Al-Qur’an dengan membakarnya. Saat melakukan aksi tersebut, ia menyatakan bahwa jika terpilih sebagai anggota Kongres, ia akan mengakhiri keberadaan Islam di negara bagian Texas. Tokoh Islamofob ini, yang juga tercatat sebagai pendukung mantan Presiden AS Donald Trump, mengklaim bahwa umat Islam berupaya menguasai negara-negara Kristen.(PH)