"Setia Sampai Akhir": Al-Nakhalah Tekankan Dukungan Iran untuk Palestina
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i192578-setia_sampai_akhir_al_nakhalah_tekankan_dukungan_iran_untuk_palestina
Pars Today - Sekretaris Jenderal Gerakan Jihad Islam Palestina, seraya menekankan bahwa dukungan Iran terhadap perlawanan akan terus berlanjut, menyatakan bahwa partisipasi para pejuang Palestina dalam upacara perpisahan dengan Pemimpin Syahid adalah wujud kesetiaan terhadap ruhnya yang suci.
(last modified 2026-07-05T08:10:11+00:00 )
Jul 05, 2026 15:01 Asia/Jakarta
  • Ziyad al-Nakhalah, Sekretaris Jenderal Gerakan Jihad Islam Palestina
    Ziyad al-Nakhalah, Sekretaris Jenderal Gerakan Jihad Islam Palestina

Pars Today - Sekretaris Jenderal Gerakan Jihad Islam Palestina, seraya menekankan bahwa dukungan Iran terhadap perlawanan akan terus berlanjut, menyatakan bahwa partisipasi para pejuang Palestina dalam upacara perpisahan dengan Pemimpin Syahid adalah wujud kesetiaan terhadap ruhnya yang suci.

Melansir IRNA, 5 Juli 2026, Pars Today melaporkan bahwa Ziyad al-Nakhalah, Sekretaris Jenderal Gerakan Jihad Islam Palestina, dalam pernyataannya mengatakan, "Para pejuang Palestina berpartisipasi dalam upacara perpisahan dengan Pemimpin Syahid sebagai bentuk kesetiaan terhadap ruhnya yang suci dan untuk menjaga janji."

Ia menambahkan, "Saya yakin bahwa dukungan Republik Islam Iran terhadap Palestina akan terus berlanjut hingga kemenangan tercapai."

Al-Nakhalah menyatakan, "Imam Khamenei adalah pemimpin yang istimewa dan terhormat yang mencintai Palestina, dan rakyat Palestina juga mencintainya."

Sekretaris Jenderal Gerakan Jihad Islam Palestina mengatakan bahwa perlawanan akan terus berlanjut, dan bahwa kesyahidan Imam Khamenei akan menjadi kemenangan bagi umat Islam dan para pejuang di Palestina dan seluruh umat Islam.

Ia menegaskan bahwa Republik Islam Iran dan kepemimpinannya selalu menjadi pendukung dan pembela rakyat Palestina, dan akan tetap demikian. Dukungan Revolusi Islam terhadap Palestina adalah garis Imam Khomeini dan Imam Khamenei, dan insya Allah akan terus berlanjut hingga kemenangan tercapai.

Sebelumnya, Gerakan Jihad Islam Palestina dalam sebuah pernyataan tentang pemakaman Ayatullah Agung Syahid Sayid Ali Khamenei telah menekankan bahwa kesyahidan Pemimpin Revolusi mencerminkan persatuan perjuangan dan takdir dalam menghadapi musuh bersama.

Jihad Islam Palestina menegaskan bahwa Ayatullah Sayid Ali Khamenei adalah pilar fundamental dalam mendukung rakyat Palestina.

Dalam pernyataan itu disebutkan, "Pemimpin Syahid adalah pembela gigih kedaulatan umat melawan skenario-skenario hegemonik, seorang pemimpin yang bijaksana dan berwawasan luas."

Gerakan Jihad Islam menambahkan bahwa semua dukungan militer, logistik, dan politik yang diberikan selama beberapa dekade kepada kekuatan perlawanan Palestina didasarkan pada keputusan langsung Pemimpin Syahid Sayid Ali Khamenei.

Gerakan tersebut menegaskan bahwa dukungan berkelanjutan terhadap perjuangan Palestina adalah pilar fundamental dan satu-satunya jalan untuk menyatukan barisan umat Islam dan Arab.

Jihad Islam menambahkan, "Iran, di puncak hegemoni global AS, menghancurkan keagungannya dan bangkit untuk membela kedaulatan Iran dan cita-cita umat."

Pernyataan Ziyad al-Nakhalah bahwa dukungan Iran terhadap perlawanan akan terus berlanjut adalah jaminan bahwa Poros Perlawanan tidak akan runtuh dengan kesyahidan Khamenei. Ini adalah pernyataan bahwa perjuangan akan terus berlanjut, dan bahwa Iran akan tetap menjadi pendukung utama perlawanan Palestina.

Dengan mengatakan bahwa dukungan Iran terhadap Palestina adalah "garis Imam Khomeini dan Imam Khamenei", Al-Nakhalah menegaskan bahwa kebijakan ini adalah kebijakan fundamental dari Revolusi Islam, dan akan terus berlanjut di bawah kepemimpinan baru. Ini adalah pernyataan bahwa dukungan terhadap Palestina bukanlah kebijakan pribadi Khamenei, tetapi bagian integral dari identitas Iran.

Kehadiran para pejuang Palestina dalam upacara pemakaman Khamenei adalah simbol solidaritas yang kuat antara Iran dan perlawanan Palestina. Ini menunjukkan bahwa mereka tidak hanya bersatu dalam perjuangan, tetapi juga dalam duka, dan bahwa mereka akan terus mendukung satu sama lain dalam menghadapi musuh bersama.(Sail)