Empat Orang Terluka di Riyadh akibat Serpihan Rudal
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i198576-empat_orang_terluka_di_riyadh_akibat_serpihan_rudal
Pars Today - Pertahanan Sipil Arab Saudi mengumumkan bahwa empat orang terluka di Riyadh akibat serpihan rudal yang dicegat oleh pertahanan udara negara itu.
(last modified 2026-10-14T04:49:37+00:00 )
Okt 14, 2026 11:47 Asia/Jakarta
  • Serangan rudal Yaman ke Riyadh
    Serangan rudal Yaman ke Riyadh

Pars Today - Pertahanan Sipil Arab Saudi mengumumkan bahwa empat orang terluka di Riyadh akibat serpihan rudal yang dicegat oleh pertahanan udara negara itu.

Menurut laporan IRNA, Rabu, 14 Oktober 2026, kantor berita resmi Arab Saudi (WAS) mengutip juru bicara Pertahanan Sipil negara itu menambahkan, "Pada hari Selasa, (13/10), Pertahanan Sipil di Riyadh menemukan serpihan 2 rudal jelajah yang telah dicegat dan dihancurkan.

WAS tanpa menyebut nama juru bicara Pertahanan Sipil Arab Saudi, mengutipnya dan menambahkan, "Rudal-rudal yang diluncurkan oleh angkatan bersenjata Yaman ini menyebabkan terlukanya empat orang, termasuk 2 perempuan, seorang pria, dan seorang anak."

Ia menambahkan, "Serpihan rudal yang dicegat ini juga menimbulkan kerusakan material ringan pada 15 rumah."

Juru bicara Pertahanan Sipil Arab Saudi menambahkan bahwa langkah-langkah standar untuk insiden semacam ini telah dilaksanakan.

Media Arab Saudi pada malam Rabu melaporkan terdengarnya suara ledakan keras di utara Riyadh serta di Dhahran dekat gedung perusahaan Aramco.

Beberapa sumber Arab juga melaporkan terdengarnya suara beberapa ledakan dari Bandara King Khalid dan kilang minyak Riyadh.

Arab Saudi pada tahun 2015 dan setelah serangan militer ke Yaman melakukan blokade darat, udara, dan laut terhadap negara miskin itu, dan Amerika Serikat pada Oktober 2016 bergabung dengan blokade ini lalu mengklaim telah mundur dari keputusan tersebut.

Sanaa pada 5 Juli 2026, memutuskan untuk mematahkan blokade ini dan setelah itu Arab Saudi melakukan bombardir terhadap Bandara Sanaa yang menghadapi balasan tegas angkatan bersenjata, dan selanjutnya dengan melakukan operasi-operasi, sambil memukul mundur milisi Yaman yang didukung Arab Saudi, mereka berhasil memperoleh kemenangan besar termasuk menguasai kota pelabuhan dan bersejarah "Al-Mokha" serta wilayah penting, strategis, dan pesisir Kahboub di selatan negara itu.

Hal ini sangat meningkatkan kendali tentara Yaman atas selat strategis "Bab al-Mandab" sebagai salah satu jalur pelayaran terpenting di dunia.

Pasukan tentara Yaman juga merebut kembali sejumlah pulau strategis dari milisi yang didukung Arab Saudi, yang melengkapi penguasaan atas jalur air ini.

"Pertahanan Sipil Arab Saudi mengumumkan empat orang terluka di Riyadh akibat serpihan dua rudal jelajah Yaman yang dicegat pertahanan udara. Korban meliputi dua perempuan, seorang pria, dan seorang anak, dengan kerusakan material ringan pada 15 rumah."(Sail)