Hamas: AS Berusaha Hapus Ide-ide Perlawanan
-
Fathi Hamad, Hamas
Gerakan perlawanan Islam Palestina, Hamas mengumumkan, Amerika Serikat sedang berusaha menghapus pemikiran perlawanan.
Fathi Hamad, anggota senior Hamas, Selasa (27/9) dalam wawancara dengan stasiun televisi Alalam menilai perlawanan bangsa Palestina atas pendudukan rezim Zionis Israel sebagai hak legal rakyat Palestina.
Ia menuturkan, dengan memasukkan nama Fathi Hamad ke dalam daftar teroris, Amerika menunjukkan permusuhannya terhadap para pendukung perlawanan, juga bangsa Arab dan hal itu merupakan bentuk dukungan membabi buta Washington atas pendudukan Israel.
Hamad juga menyinggung solidaritas tokoh dan kelompok-kelompok Palestina dalam mengecam dukungan Amerika terhadap terorisme.
"Langkah-langkah Amerika yang melanggar hak-hak rakyat Palestina tidak akan berhasil dan justru akan meningkatkan posisi Palestina serta kelompok-kelompok perlawanan," ujarnya.
Menurut Hamad keputusan yang dikeluarkan Amerika adalah demi kepentingan Israel dan dukungan atas ambisi-ambisi ilegal rezim itu terhadap rakyat tertindas Palestina.
Ia menerangkan, langkah semacam ini menjelaskan berlanjutnya penindasan dan kezaliman Amerika di tingkat dunia dan kebijakan ganda negara itu yang menguntungkan Israel.
Dinas intelijen Amerika dan rezim-rezim Arab serta Zionis terus melakukan konspirasi untuk memukul poros perlawanan dan menjustifikasi aksi-aksi teror terhadap gerakan perlawanan.
Kementerian Luar Negeri Amerika, baru-baru ini memasukkan nama Fathi Hamad ke dalam daftar teroris. (HS)