Ulama Sunni Irak: Setelah Daesh Ditumpas, Kurdistan Ingin Merdeka
-
Syeikh Khalid Al Mala
Ketua Perhimpunan Ulama Ahlu Sunnah Irak memperingatkan soal konspirasi sebagian pihak yang ingin merusak negara itu.
Kurdpress (21/11) mengutip stasiun televisi Afaq, Irak melaporkan, Syeikh Khalid Al Mala, Ketua Perhimpunan Ulama Ahlu Sunnah Irak, Senin (21/11) mengungkap upaya sejumlah pihak untuk memisahkan Kurdistan dari Irak pasca bebas dari pendudukan kelompok teroris Daesh.
Syeikh Al Mala meyakini, warga Muslim Sunni, Irak akan melakukan langkah cerdas untuk menghadapi segala bentuk konspirasi memecah belah Irak dan menganggap diri sebagai bagian tak terpisahkan dari negara ini.
Ketua Perhimpunan Ulama Ahlu Sunnah Irak juga menyinggung kejahatan-kejahatan luas kelompok teroris Daesh di Irak.
Ia menerangkan, selama akar pemikiran, dana dan fasilitas politik terorisme belum dicabut, maka kelompok teroris akan terus melancarkan kejahatan-kejahatannya.
Nechirvan Barzani, Kepala Administratif wilayah Kurdistan, Irak sebelumnya mengatakan, pasca pembebasan Mosul, pusat Provinsi Ninawa, Utara Irak dari pendudukan kelompok teroris Daesh, kami akan mengupayakan pemisahan diri Kurdistan dari Irak. (HS)