Israel Belum Bebaskan Tahanan Terlama Palestina
Seorang tahanan terlama Palestina hingga sekarang masih mendekam di salah satu penjara rezim Zionis Israel, padahal ia telah menghabiskan umurnya selama kurang lebih 35 tahun di penjara rezim penjajah al-Quds ini.
Seperti dilansir kantor berita Maan, Komite Dukungan Tahanan Palestina dalam sebuah pernyataan pada Selasa (22/11/2016) menyebutkan, rezim Zionis hingga sekarang belum membebaskan Nael Barghouthi setelah ia menghabiskan periode terakhir hukuman penjaranya selama 30 bulan.
Berdasarkan pernyataan tersebut, Barghouthi adalah salah satu dari 50 tahanan Palestina yang dibebaskan dalam perjanjian pertukaran tahanan Palestina pada tahun 2011, namun ia kembali ditangkap Israel pada 18 Juni 2014.
Aparat keamanan Israel menangkap Barghouthi untuk pertama kalinya pada tahun 1978 atas tuduhan menjadi anggota kelompok pejuang Palestina. Ia kemudian divonis hukuman penjara oleh pengadilan Israel selama 20 tahun.
Nael Barghouthi adalah penduduk Provinsi Ramallah, pusat Tepi Barat. Dua hari lalu ia dipindahkan dari penjara gurun pasir ke penjara Raymond tanpa alasan yang jelas.
Nama Barghouthi tercatat dalam Guinness Book sebagai tahanan terlama di dunia.
Berdasarkan data kelompok HAM Palestina, hingga akhir Oktober 2016 sekitar 7.000 warga Palestina mendekam di penjara-penjara Israel, di mana 15 di antara mereka telah menghabiskan umurnya di penjara selama lebih dari 25 tahun. (RA)