Daesh Bangun 200 Terowongan Sambungkan Irak dan Suriah
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i29434-daesh_bangun_200_terowongan_sambungkan_irak_dan_suriah
Salah seorang komandan pasukan rakyat Irak, Al-Hashd Al-Shaabi hari Rabu (28/12) mengatakan, kelompok teroris Daesh selama dua tahun lalu telah membangun 200 terowongan bawah tanah di Mosul yang menghubungkan antara Irak dan Suriah.
(last modified 2026-01-11T09:54:06+00:00 )
Des 29, 2016 04:01 Asia/Jakarta
  • Daesh Bangun 200 Terowongan Sambungkan Irak dan Suriah

Salah seorang komandan pasukan rakyat Irak, Al-Hashd Al-Shaabi hari Rabu (28/12) mengatakan, kelompok teroris Daesh selama dua tahun lalu telah membangun 200 terowongan bawah tanah di Mosul yang menghubungkan antara Irak dan Suriah.

"Setelah berhasil menduduki kota Mosul, ibu kota provinsi Nineveh utara, Irak, kelompok teroris Daesh menanam ranjau, dan menggali terowongan demi menghalangi pembebasan kota ini oleh pasukan Irak," ujar Jawad Al-Tabibawi.

"Saat ini tidak mudah menemukan terowongan tersebut. Sebab jarak antara masing-masing terowongan berjauhan dan berada di wilayah gurun," tegasnya.

Kelompok teroris Daesh juga menempatkan ranjau di jalan raya barat Mosul untuk menghalangi gerak maju pasukan Irak.

Tidak hanya itu, Daesh juga menggali terowongan yang menghubungkan ke rumah warga Mosul sehingga bisa keluar masuk dan bersembunyi dengan mudah. Warga Mosul yang menentangnya akan dipancung. Hingga kini ada enam orang yang dibunuh karena menentang kebijakan Daesh tersebut.

Operasi pembebasan kota Mosul dari cengkeraman kelompok teroris Daesh dimulai 17 Oktober 2016 atas instruksi langsung perdana menteri Irak, Haider Al-Abadi.

Pembebasan wilayah barat yang merupakan medan tempur terberat menghadapi kelompok teroris diserahkan kepada Al-Hashd Al-Shaabi.

Kehadiran Al-Hashd Al-Shaabi dalam perang menumpas teroris Daesh di Mosul berhasil memutus jalan dari arah Mosul ke perbatasan Suriah.(PH)