2016, Tahun Terburuk bagi Masjid al-Aqsa
Sekitar 17.602 pemukim Zionis dan rabi ekstrim melakukan serangan terhadap Masjid al-Aqsa pada tahun 2016. Angka ini tertinggi sejak pendudukan Israel di Palestina.
Situs Daily-48 dalam sebuah laporan pada Jumat (30/12/2016), menyatakan bahwa pada tahun 2016, lebih dari 1.200 agen dinas intelijen Israel juga melancarkan serangan terhadap Masjid al-Aqsa.
Direktur Pusat Riset Bumi Palestina, Jamal Talab al-'Amleh mengatakan, serangan Israel terhadap warga Palestina di Tepi Barat meningkat secara signifikan selama 2016.
"Jumlah pos pemeriksaan di Tepi Barat dan bagian timur kota Quds menjadi 802 buah atau naik 126 persen dibanding tahun sebelumnya," tambahnya.
Talab al-'Amleh lebih jauh menjelaskan bahwa data penghancuran rumah penduduk Palestina pada tahun 2016, naik 208 persen dibanding tahun sebelumnya.
"Pada 2016, perampasan tanah dan properti milik warga Palestina oleh pemukim Zionis juga naik 43 persen ketimbang tahun 2015," ujarnya.
Data Pusat Riset Bumi Palestina juga mencatat 110 kasus pelanggaran hak-hak petani Palestina dan 195 kasus pelecehan terhadap tempat-tempat suci dan bersejarah oleh tentara Israel. 100 kasus dari angka itu adalah serangan ke Masjid al-Aqsa. (RM)