Perubahan Kebijakan Mesir di Jalur Gaza
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i34478-perubahan_kebijakan_mesir_di_jalur_gaza
Pemerintah Mesir mulai mengambil pendekatan yang mendukung Jalur Gaza sebagai kelanjutan dari kebijakan regional Kairo yang independen.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Mar 15, 2017 10:48 Asia/Jakarta
  • Perubahan Kebijakan Mesir di Jalur Gaza

Pemerintah Mesir mulai mengambil pendekatan yang mendukung Jalur Gaza sebagai kelanjutan dari kebijakan regional Kairo yang independen.

Presiden Mesir Abdel Fattah al-Sisi telah mengeluarkan instruksi pembangunan sebuah rumah sakit lapangan dan zona perdagangan bebas di Gaza.

Jalur Gaza berada dalam kondisi memprihatinkan akibat blokade panjang yang diberlakukan rezim Zionis Israel. Angka pengangguran di Gaza naik lebih dari 40 persen dan memberikan dampak yang sangat buruk bagi masyarakat setempat.

Para pasien Gaza tidak dapat mengakses layanan pengobatan karena blokade total serta kekurangan obat-obatan dan fasilitas rumah sakit. Meski demikian, negara-negara Arab terutama pihak-pihak yang mengaku sebagai pemimpin dunia Arab, tetap bersikap pasif terhadap situasi di Gaza. Liga Arab dalam sidang terbarunya hanya sebatas mengeluarkan janji-janji manis terkait Palestina dan Jalur Gaza.

Dalam kondisi sepeti itu, keputusan pemerintah al-Sisi membangun sebuah rumah sakit lapangan dan zona perdagangan bebas di Gaza akan menjadi sebuah langkah konstruktif untuk mengurangi penderitaan warga Gaza.

Sejak berkuasa di Mesir pada tahun 2014, al-Sisi mengambil tindakan yang sangat keras terhadap Gaza dan Gerakan Hamas. Ia telah menghancurkan hampir 80 persen dari tunel-tunel antara Mesir dan Gaza, menutup jalur penyeberangan Rafah, serta memblokir lalu lintas perdagangan dan bantuan kemanusiaan ke kawasan itu.

Pemerintah al-Sisi bahkan menuding Hamas terlibat dalam kekacauan di wilayah Sinai. Dia mengatakan, Hamas adalah cabang dari Ikhwanul Muslimin dan pemerintah Kairo telah menetapkan Ikhwanul Muslimin sebagai organisasi teroris.

Lalu, faktor apa yang mendorong pemerintah al-Sisi mengubah pendekatan terkait Gaza dan Hamas? Pasca munculnya ketegangan dalam hubungan Mesir dan Arab Saudi, pemerintah al-Sisi mulai mengadopsi kebijakan yang lebih mandiri dalam menyikapi isu-isu regional.

Pemerintah Mesir berusaha mengembalikan fokus kebijakannya ke wilayah Timur Tengah dan memperkuat posisinya yang sudah lemah di kawasan. Mengangkat isu Palestina adalah salah satu cara terpenting untuk mencapai tujuan tersebut, karena Palestina selalu menjadi salah satu dari sumber legitimasi kekuasaan para penguasa Arab.

Aksi-aksi kemanusiaan untuk rakyat Palestina khususnya warga Gaza akan memberikan sebuah nilai positif bagi pemerintah al-Sisi di tengah sikap pasif para penguasa negara-negara kaya Arab. Dengan begitu, ia dapat memperlihatkan citra positif Mesir saat ini.

Dapat dikatakan bahwa jika pemerintah al-Sisi bisa mempertahankan kebijakan yang independen di kawasan, maka posisi dan peran regional Mesir akan meningkat. (RM)