Raja Saudi dan Yordania Kembali Mengumbar Klaim Infaktual Anti-Iran
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i35210-raja_saudi_dan_yordania_kembali_mengumbar_klaim_infaktual_anti_iran
Raja Arab Saudi, Salman bin Abdulaziz dan mitranya dari Yordania, Abdullah II, dalam pernyataan bersama mengulang klaim dan tuduhan infaktual anti-Iran dengan menuding Tehran mengintervensi negara-negara kawasan dan mendukung terorisme.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Mar 29, 2017 14:11 Asia/Jakarta
  • Raja Saudi dan Yordania
    Raja Saudi dan Yordania

Raja Arab Saudi, Salman bin Abdulaziz dan mitranya dari Yordania, Abdullah II, dalam pernyataan bersama mengulang klaim dan tuduhan infaktual anti-Iran dengan menuding Tehran mengintervensi negara-negara kawasan dan mendukung terorisme.

Klaim infaktual anti-Iran itu dikemukakan dalam pertemuan pemimpin kedua negara di Amman, ibukota Yordania.

 

Para penguasa Saudi dan Yordania juga mengklaim "mendukung solusi politik" atas krisis di Suriah dan Yaman.

 

Pengulangan klaim infaktual para pejabat Arab Saudi dalam beberapa hari terakhir itu mengemuka di saat juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, pada Selasa (28/3/2017) menyatakan akar terorisme di kawasan adalah ideologi radikal yang berkembang di Arab Saudi yang saat ini muncul dalam berbagai bentuk kelompok teroris Takfiri dan menimbulkan petaka bagi masyarakat regional dan dunia.

 

Ditambahkannya, "Ancaman sejati di kawasan adalah terorisme Takfiri serta para pendukung regional dan global mereka yang melakukan berbagai kejahatan terbrutal dengan menggunakan kedok anti-terorisme di kawasan."

 

Arab Saudi hingga kini tidak berhenti mendukung kelompok-kelompok teroris di Suriah dengan bantuan dana dan persenjataan, serta melancarkan serangan udara di Yaman yang merenggut nyawa warga tidak berdosa negara itu.

 

Sementara itu, sejumlah dinas keamanan Arab termasuk Yordania juga telah memperingatkan bahwa politik dukugnan kelompok-kelompok teroris oleh Arab Saudi akan membahayakan negara-negara Arab.

 

Warga Yordania sendiri juga menentang politik Arab Saudi mendukung perluasan terorisme di kawsan serta menuntut dihentikannya penarikan mundur Yordania dari perang di Suriah.(MZ)