Hamas: Bangsa Palestina Tolak Opsi Wilayah Lain
Khalil al-Hayya, anggota senior Gerakan Perlawanan Islam Palestina (Hamas) menekankan, bangsa Palestina akan mengerahkan segenap upayanya untuk membebaskan tanah air mereka.
Menurut laporan Pusat Informasi Palestina Jumat (31/3), Khalil al-Hayya di pidatonya di Khan Yunis, selatan Jalur Gaza menambahkan, bangsa Palestina menentang keras setiap rencana penempatan mereka di luar perbatasan Palestian dan tidak ada opsi bagi tanah air mereka.
Anggota senior Hamas ini di bagian pidatonya mengisyaratkan teror terhadap Mazen Fuqaha, tawanan Palestina yang dibebaskan dan mengatakan, teror Fuqaha merupakan bentuk pengaruh keamanan Israel di kawasan Jalur Gaza, namun meski demikian, keamanan di kawasan ini masih terjamin dan dinas keamanan mengerahkan segenap kemampuannya untuk melindungi tanah air serta front internal.
Pekan lalu Mazen Fuqaha, salah satu komandan Brigade Izuddin al-Qassam gugur syahid setelah diberondong empat peluru di depan rumahnya di selatan Jalur Gaza.
Syahid Fuqaha dibebaskan dari tahanan Israel selama operasi pertukaran tawanan di tahun 2011.
Al-Hayya menjelaskan bahwa Hamas tidak berencana mengobarkan perang, namun dipaksa, maka kubu muqawama akan melakukan perlawanan terhadap rezim Zionis Israel. (MF)