Hanya di Bulan April, Israel Tangkap 222 Warga Palestina
-
Warga Palestina ditangkap keamanan Israel
Aparat keamanan rezim Zionis Israel telah menangkap lebih dari 220 warga Palestina di kota al-Quds dan mengusir sekitar 60 orang dari kota ini hanya di bulan April 2017.
Seperti dilansir FNA, Pusat Informasi Wadi Hilweh menyebutkan, dari 222 warga Palestina yang ditangkap aparat keamanan Israel pada bulan April, terdapat 77 remaja, empat anak dan dua lansia.
Aparat keamanan rezim Zionis di awal bulan April 2017, juga menembak mati Ahmad Zahir Fathi, 17 tahun, yang berasal dari kota Nablus setelah ia melakukan operasi mati syahid.
Tanggal 19 April 2017, Sahib Mousa Mashahrah, 21 tahun, juga ditembak mati aparat keamanan Zionis di tenggara al-Quds dengan dalih berupaya melakukan operasi mati syahid.
Menurut Pusat Informasi Wadi Hilweh, jumlah warga Zionis yang menodai kesucian Masjid al-Aqsa meningkat sejak awal tahun 2017, di mana di bulan April saja, 2.758 warga Zionis termasuk 297 mahasiswa Zionis memasuki Masjid al-Aqsa.
Rakyat Palestina memulai Intifada al-Quds pada Oktober 2015. Intidafa ini meletus menyusul meningkatnya kejahatan Israel terhadap warga Palestina termasuk anak-anak dan penyerbuan rezim Zionis terhadap tempat-tempat suci Islam dan upaya Tel Aviv untuk membagi Masjid al-Aqsa dari sisi waktu dan tempat.
Sejak dimulainya intifada tersebut, sekitar 300 warga Palestina gugur syahid dan banyak dari mereka terluka dan ditangkap. (RA)