Ibrahim Jaafari: Irak tak Berada di Front Anti-Iran
-
Ibrahim Jaafari
Ibrahim Jaafari, Menteri Luar Negeri Irak mengatakan, Baghdad menolak kebijakan-kebijakan anti-Iran, karena negara ini tidak berada dalam front anti-Iran.
Fars News (27/5) melaporkan, Ibrahim Jaafari, Menlu Irak dalam wawancara dengan surat kabar ABC, Spanyol menuturkan, Irak tidak akan bergabung dengan kebijakan-kebijakan anti-Iran yang diusulkan Amerika Serikat. Pasalnya Irak menentang kebijakan-kebijakan faksional dan etnis di kawasan.
Jaafari menambahkan, Iran hingga kini tidak pernah melakukan agresi terhadap Irak, tidak pernah menduduki bahkan satu jengkal tanahpun dari wilayah Irak. Sementara Turki mengerahkan pasukannya hingga ke 100 kilometer wilayah Irak, namun Baghdad tetap melanjutkan hubungannya dengan Ankara.
Menlu Irak menegaskan, Irak adalah sebuah negara berperadaban dan tidak bisa menerima kebijakan "hitam-putih" terkait banyak masalah. Artinya, Irak tidak akan mengikuti kebijakan sebuah negara asing yang ingin menyerang negara lain. (HS)