Hamas dan Jihad Islam Reaksi Pertemuan Dewan Nasional Palestina
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i42816-hamas_dan_jihad_islam_reaksi_pertemuan_dewan_nasional_palestina
Gerakan Muqawama Islam Palestina (Hamas) dan Jihad Islam Palestina mengumumkan bahwa penyelenggaraan pertemuan Dewan Nasional Palestina tanpa partisipasi semua kelompok tidak akan berguna dan justru akan mempertajam konflik dan perpecahan internal.
(last modified 2026-05-06T17:35:17+00:00 )
Aug 15, 2017 15:15 Asia/Jakarta
  • Hamas dan Jihad Islam Palestina
    Hamas dan Jihad Islam Palestina

Gerakan Muqawama Islam Palestina (Hamas) dan Jihad Islam Palestina mengumumkan bahwa penyelenggaraan pertemuan Dewan Nasional Palestina tanpa partisipasi semua kelompok tidak akan berguna dan justru akan mempertajam konflik dan perpecahan internal.

Seperti dilansir Pusat Informasi Palestina, Abdul Latif al-Qanou', juru bicara Hamas mengatakan, tidak diundangnya Hamas dan Jihad Islam untuk berpartisipasi dalam pertemuan Dewan Nasional merupakan pelanggaran terhadap kesepakatan Kairo tahun 2011 dan menyebabkan semakin dalamnya perpecahan internal Palestina.

Ia menambahkan, Hamas merupakan gerakan penting yang memperoleh suara mayoritas dalam pemilu parlemen tahun 2006, oleh karena itu gerakan ini harus dilibatkan dalam pertemuan Dewan Nasional Palestina.

Ahmed al-Mudallil, anggota senior Gerakan Jihad Islam Palestina juga mereaksi pertemuan Dewan Nasional Palestina. Ia mengatakan, dewan ini tidak bisa menjadi wakil umum rakyat Palestina, sebab, kelompok terpenting Palestina yaitu Hamas dan Jihad Islam tidak dilibatkan di dalamnya.

Ia menjelaskan, tidak ada kesepakatan apapun di antara  kelompok-kelompok Palestina atas penyelenggaraan pertemuan Dewan Nasional, dan pertemuan sepihak seperti ini tidak mungkin bisa mengarah kepada persatuan rakyat Palestina.

Dewan Nasional Palestina didirikan pada tahun 1948 sebagai wakil rakyat Palestina, namun Hamas dan Jihad Islam tidak memiliki wakil di dewan ini. (RA)