Lagi, Militer Israel Tangkapi Orang-orang Palestina
-
Pasukan keamanan rezim Zionis
Militer rezim Zionis baru-baru ini menangkap 17 orang Palestina di berbagai wilayah Tepi Barat Sungai Jordan.
Pusat penerangan Palestina melaporkan, sebanyak lima orang Palestina ditangkap di Bethlehem, empat orang di Ramallah, tiga di Al Khalil, sedangkan sisanya di Tulkarem dan Qalqilya.
Di antara mereka terdapat seorang perempuan Palestina yang belum lama ini bebas dari penjara Israel.
Rezim Zionis meningkatkan penangkapan orang-orang Palestina untuk menciptakan ketakutan demi memberangus perlawanan bangsa Palestina yang terus berlanjut hingga kini.
Pusat informasi tawanan Palestina menjelaskan terjadinya eskalasi penangkapan masif yang dilakukan tentara Israel terhadap orang-orang Palestina sejak awal Agustus 2017 hingga kini.
Pada paruh pertama bulan Agustus ini, rezim Zionis mengeluarkan 47 instruksi penangkapan yang meningkat dibandingkan sebelumnya, yaitu di bulan Juni sebesar 19 instruksi, dan Juli 20 instruksi.
Berdasarkan data statistik yang dikeluarkan oleh lembaga HAM Palestina, Al-Damir, sekitar 7.000 orang Palestina saat ini mendekam di penjara rezim Zionis dalam kondisi yang mengkhawatirkan.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 750 orang masuk dalam kategori penjara adminstratif, sebuah istilah untuk menyebut penahanan tanpa melewati proses pengadilan.
Dengan cara itu, Israel memenjarakan orang-orang Palestina selama enam bulan tanpa proses pengadilan. Masa berlaku penahanan bisa diperpanjang dalam waktu yang tidak ditentukan. Oleh karena itu, berdasarkan aturan internasional termasuk jenis penahanan ilegal.