Sejak Perjanjian Oslo, 103 Tahanan Palestina Gugur Syahid
-
Prosesi pemakaman warga Palestina yang gugur syahid
Lembaga Urusan Tahanan dan Pembebasan Palestina dalam sebuah laporan menandai HUT ke-24 penandatanganan Perjanjian Oslo mengumumkan bahwa selama 24 tahun lalu, 103 tahanan Palestina gugur syahid.
Seperti dilansir Pusat Informasi Palestina, Senin (18/9/2017), Lembaga Urusan Tahanan dan Pembebasan Palestina dalam laporannya menyebutkan, sejak penadatanganan Perjanjian Oslo pada tahun 1993 hingga sekarang, 110.000 warga Palestina juga ditangkap oleh rezim Zionis Israel, di mana di antara mereka terdapat hampir 16.000 anak dan remaja dan sekitar 1.700 perempuan dan gadis.
Lembaga itu menambahkan, pasca berlalunya 24 tahun penandatanganan kesepakatan Oslo, saat ini lebih dari 6.500 warga Palestina termasuk 64 perempuan dan 350 anak mendekam di penjara rezim Zionis, di mana hampir 500 orang dalam status penahanan sementara dan belum diadili.
Dalam kurun waktu tersebut, rezim Zionis juga meningkatkan kejahatan terhadap para tahanan Palestina dan bahkan menyetujui 15 undang-undang rasis baru yang anti-para tahanan Palestina.
Sejak perjanjian Oslo yang ditandatangani antara rezim Zionis dan Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) pada 13 September 1993, rezim ilegal itu mengambil keuntungan terbanyak untuk merealisasikan tujuan-tujuan ekspansionisnya di berbagai wilayah pendudukan, dan hingga sekarang tidak ada satupun dari hak dan tuntutan rakyat Palestina yang dipenuhi dalam perjanjian itu. (RA)