Saudi Berusaha Tutupi Defisit Anggarannya
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i46234-saudi_berusaha_tutupi_defisit_anggarannya
Sumber-sumber pemberitaan mengabarkan upaya Arab Saudi untuk terbebas dari defisit anggaran sebesar 200 miliar dolar.
(last modified 2026-02-17T10:03:26+00:00 )
Okt 24, 2017 18:36 Asia/Jakarta
  • Aramco
    Aramco

Sumber-sumber pemberitaan mengabarkan upaya Arab Saudi untuk terbebas dari defisit anggaran sebesar 200 miliar dolar.

Menyusul menurunnya harga minyak pada tahun 2014, defisit anggaran Arab Saudi selama tiga tahun terakhir mencapai sekitar 200 miliar dolar.

Seperti dilaporkan IRNA, menyusul pengumuman Amin Nasser, CEO (Chief Executive Officer) Aramco mengenai penjualan sebagian saham perusahaan ini untuk tahun 2018, para pakar urusan finansial mengungkapkan keraguan atas keberhasilan rencana itu untuk mengkompensasi defisit anggaran Arab Saudi.

Menurut para pakar itu, ada kemungkinan pembatalan pelaksanaan rencana tersebut menyusul kondisi ekonomi Arab Saudi.

Rencana penjualan saham 5% Aramco yang betujuan untuk membuat variasi sumber pendapatan Arab Saudi yang ekonominya bergantung pada minyak merupakan ide dari Mohammad bin Salman, 32 tahun, Putra Mahkota Arab Saudi pada tahun 2016.

Ekonomi Arab saudi kembali menghadapi masalah disebabkan pelaksanaan kebijakan pengetatan ekonomi.

Arab Saudi adalah negara pengekspor minyak terbesar di dunia. Negara ini terpaksa menjalankan kebijakan pengetatan ekonomi dan finansial disebabkan menurunnya harga minyak di pasar internasional sejaks pertengahan tahun 2014.

Arab Saudi selama ini meningkatkan anggarannya disebabkan intervensi militer ke negara-negara kawasan, terutama ke Yaman. (RA)