Saudi Tahu Kesiapan Hizbullah Lebanon Menghadapi Ancaman
-
Pasukan Hizbullah Lebanon
Juru bicara Komisi Keamanan Nasional dan Politik Luar Negeri Parlemen Republik Islam Iran, Hossei Naqavi Hosseini, menyatakan, di Lebanon, oang-orang Saudi ingin menebus kekalahan mereka di Yaman, adapun kekalahan mereka di Yaman akan terulang kembali di Lebanon.
Hossein Naqavi Hosseini dalam wawancaranya dengan Tasnim News, menyinggung berlanjutnya propaganda orang-orang Saudi terhadap Lebanon dan mengatakan, dendam Arab Saudi terhadap rakyat dan pemerintah Lebanon, tidak akan membuahkan hasil dan orang-orang Saudi beranggapan mereka dapat menciptakan perpecahan di Lebanon, serta memperlemah posisi dan basis Hizbullah Lebanon.
Terkait potensi perang Arab Saudi dengan Hizbullah Lebanon, Hosseini mengatakan, Saudi mengetahui bahwa Hizbullah Lebanon siap untuk menghadapi segala bentuk ancaman dan pasti jika menghadapi ancaman atau serangan, Hizbullah akan mengerahkan seluruh kekuatan pertahanannya.
Perdana Menteri Lebanon pada 4 november 2017, atas tekanan Arab Saudi, mengumumkan pengunduran dirinya di Riyadh.
Arab Saudi berusaha merealisasikan tujuannya dengan petualangan di kawasan dan dalam hal ini, Riyadh memanfaatkan Liga Arab untuk menebar klaim infaktual anti-Iran dan Hizbullah Lebanon.(MZ)