Ribuan Warga Palestina Hadiri Ultah ke-30 Hamas
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i48205-ribuan_warga_palestina_hadiri_ultah_ke_30_hamas
Ribuan warga Palestina Kamis (14/12) berkumpul di bundaran al-Katibah di Jalur Gaza merayakan hari jadi ke-30 Gerakan Perlawanan Islam Palestina (Hamas).
(last modified 2026-04-16T09:59:01+00:00 )
Des 15, 2017 02:28 Asia/Jakarta
  • Hamas
    Hamas

Ribuan warga Palestina Kamis (14/12) berkumpul di bundaran al-Katibah di Jalur Gaza merayakan hari jadi ke-30 Gerakan Perlawanan Islam Palestina (Hamas).

Seperti diberitakan televisi al-Alam, Ketua Biro Politik Hamas Ismail Haniyah di acara ini mengatakan, Hamas perpanjangan alami proyek muqawama dan resistensi di bumi Palestina.

Para pemimpin Hamas

Palestina dan Quds pasca keputusan Presiden AS Donald Trump kembali berubah menjadi isu utama dan kutub umat Islam dan memicu percikan intifada.

Ismail Haniyah menekankan, kita baik di tingkat dalam negeri, regional dan internasional harus memaksa pemerintah AS mundur dari keputusannya menyatakan al-Quds sebagai ibukota Israel, karena pada dasarnya Israel tidak ada dan ingin menjadikan Quds sebagai ibukotanya dan Hamas tidak akan pernah mengakui Israel.

“Hamas ingin menggalang koalisi etnis di kawasan untuk melawan proyek AS-Zionis dan bangsa Arab serta umat Islam harus mengabaikan friksi di antara mereka demi Palestina dan Quds,” papar Haniyah.

Ismail Haniyah

Ketua Biro Politik Hamas ini menambahkan, Hamas menghendaki rekonsiliasi nasional dan harus diambil satu sikap menghadapi keputusan Trump serta secepatnya rekonsiliasi nasional terealisasi.

Haniyah menekankan pentingnya protes dan intifadah dilanjutkan.

“Di setiap ibukota berbagai negara harus digelar aksi demo menentang keputusan anti Quds Trump dan mendukung Baitul Maqdis setiap Jumat hingga Washington membatalkan keputusan tersebut,” pungkasnya

Peringatan hari jadi Hamas pada Kamis (14/12) digelar dengan meriah dan dengan slogan Muqawama Keputusan Kami dan Persatuan Pilihan Kami. Acara ini digelar di bundaran al-Katibah di barat kota Jalur Gaza. (MF)